Curah Hujan Tinggi, Pasokan Sayur di Pasar Tradisional Menyusut

  • 31 Mei 2026 17:52 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki - Cuah hujan ekstrem yang melanda sejumlah wilayah sentra pertanian dalam beberapa pekan terakhir mulai berdampak pada aktivitas perdagangan di pasar tradisional. Jumlah pedagang sayur melorot drastis akibat minimnya pasokan barang yang layak jual. Banyak komoditas sayuran rusak dan membusuk sebelum sempat dipasarkan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa lapak pedagang sayur tampak kosong. Menurut para pedagang yang bertahan, kondisi ini dipicu oleh gagal panen dan penurunan kualitas sayur di tingkat petani akibat terendam air hujan secara berlebihan.

"Banyak sayuran seperti sawi, bayam, dan cabai yang busuk di batang karena hujan tidak berhenti. Kalaupun ada yang sampai ke pasar, kondisinya cepat layu dan membusuk, jadi kami tidak berani stok banyak," ujar Rahman (45), salah seorang pedagang sayur di pasar lokal, Minggu (31/5/2026).

Akibat berkurangnya jumlah penjual dan menipisnya pasokan, harga beberapa jenis sayuran hijau dan bumbu dapur dilaporkan merangkak naik. Para pedagang memprediksi kondisi ini masih akan berlangsung selama cuaca ekstrem belum mereda.

Masyarakat selaku konsumen berharap ada langkah antisipasi dari pemerintah daerah, seperti pemantauan jalur distribusi atau penyediaan pasokan alternatif, agar harga sayur tidak semakin melambung tinggi di tengah minimnya ketersediaan barang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....