Kadis Kesehatan dan PPKB Kepulauan Tanimbar Gebrak PSN Lintas Sektor

  • 27 Mei 2026 14:52 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki - Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Tanimbar, drg. Brendina Clara Sumanik, MDsC, Sp. Perio., membeberkan latar belakang dan strategi di balik Kerja Bakti Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) lintas sektor di Kota Saumlaki. Jumat, 8 Mei 2026.

‎Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Tanimbar drg. Brendina Clara Sumanik, MDsC, Sp. Perio., menjelaskan PSN ini adalah aksi cepat menindaklanjuti hasil survei lapangan.

Kegiatan hari Jumat kemarin tanggal 8 Mei itu bermula dari satu minggu sebelumnya. Kami tinjau lapangan dan hasil survei dari INPEX untuk empat lokus kerjanya. Yang mana empat lokus itu Tanimbar Selatan, Latdalam, Bomaki, sama Lermatan.

‎Sumanik menilai , hasil pemetaan di empat lokasi itu mengejutkan. Empat lokasi itu setelah di-mapping ternyata itu banyak sarang nyamuk. Oleh karena itu tahap Survei dilakukan dan menemukan kondisi yang sangat memprihatinkan.

‎"Aksi nyata digelar sepekan setelahnya. Terus minggu kedua yang hari Jumat kemarin (8/5) turun langsung lintas sektor. Karena kalau Dinas Kesehatan kerja sendiri, tidak bakalan selesai,' ucap Sumanik.

‎Sumanik menyebutkan, dalam aksi nyata melibatkan lintas sektor diantaranya , pihak DLH, PU, Pihak Kecamatan dan Kelurahan di Kota Saumlaki ditambah DPRD, komisi terkait.

‎"Saat turun lapangan, tim menemukan fakta di lokasi.Pertama, karena sarang nyamuk yang paling banyak itu di belakang 3 Koki. Ternyata sampai di wilayah itu memang rawan, banyak kolam-kolam di situ yang perindukan nyamuknya banyak sekali," ujar Sumanik.

‎Sumanik menyebutkan, sasaran utama adalah warga yang pernah terpapar, yang telah disembuhkan akan tetapi kembali diserang DBD, olehnya itu Pihaknya berkomitmen seluruh elemen bebas dari Bahaya Demam Berdarah.

‎"Jadi gebrakan pertama di situ. Karena di situ belum ada solusi misalnya timbunan dari PUPR. Tapi hal itu untuk tahap sampai penimbunan belum, karena sama-sama lintas sektor itu sampai ke sasaran guna melihat kira-kira apa sih yang harus dibuat untuk penanggulangan," bebernya.

‎‎Sebagai Kepala Dinas kesehatan, dirinya menegaskan, tugas pemberantasan malaria tidak bisa dipikul Dinkes sendiri. Kolaborasi untuk melakukan pembersihan pada setiap saluran yang tersumbat. Kerjasama menjadi Kunci penting dalam menekan penyebaran demam berdarah oleh nyamuk akibat lingkungan yang kotor.

‎"Tidak bisa orang kesehatan sendiri karena fungsi dan tugas orang kesehatan itu yaitu dia harus merubah, mampu merubah mindsetnya masyarakat. Ini loh hidup sehat itu seperti ini. Rumah harus bersih, saluran-saluran pembuangan tidak boleh tersumbat, karena nanti menyebabkan malaria lah, diare lah, macem-macem. Itu tugasnya Dinas Kesehatan," tutur Sumanik.

‎‎Sumanik menitipkan pesan untuk seluruh warga Bumi Duan Lolat sekaligus menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar tercinta agar kebersihan lingkungan harus diperhatikan.

‎"Di sini saya berharap kerjasama lintas sektor, baik dari tingkat RT, RW, sampai ke kelurahan dan kecamatan, wajib menjaga kebersihan lingkungan masing-masing agar kita bergandengan tangan memberantas penyakit malaria di Kabupaten kita tercinta, Bumi Duan Lolat, " ajaknya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....