Polsek Nirunmas Sosialisasikan Program ‘Baileo Emarina.

  • 05 Mei 2026 20:50 WIB
  •  Saumlaki

RRI,CO.ID, Saumlaki - Jajaran Polsek Nirunmas secara konsisten berupaya mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif melalui pendekatan humanis. Hal itu dibuktikan dengan pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Program Baileo Emarina.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Watmuri, Kecamatan Nirunmas tersebut dipimpin PS. Kanitbinmas Polsek Nirunmas, Bripka A. Luturyali. Ia didampingi Bhabinkamtibmas Desa Watmuri 1, Briptu R. Kewilaa, serta Bhabinkamtibmas Desa Watmuri 2, Aipda S.H. Kelmaskosu.

Baileo Emarina sendiri merupakan Program Prioritas Kapolda Maluku yang mengadopsi nilai luhur rumah adat Maluku sebagai ‘Rumah Damai’. Program ini dirancang menjadi wadah musyawarah untuk meredam konflik sosial dalam suasana persaudaraan.

Di mana Polri menempatkan diri sebagai konsultan. Dalam proses problem solving yang diinisiasi oleh para Tokoh.

"Tujuan utamanya, sebagai ruang dialog terbuka untuk mencegah terjadinya gesekan sosial maupun konflik antar kelompok. Kami mengedepankan tindakan preemtif dan preventif agar setiap permasalahan kemasyarakatan dapat diselesaikan secara kekeluargaan sebelum masuk ke ranah hukum,” ujarnya.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh representasi penting dari struktur masyarakat di Desa. Sepeti Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh masyarakat hingga Tokoh Pemuda.

Para tokoh tersebut diharapkan memegang peran kunci sebagai perwakilan masyarakat yang memiliki pengaruh sosial. Untuk menyampaikan keluhan serta menjadi penengah dalam setiap dinamika sosial yang muncul.

Melalui sosialisasi ini, para peserta menyatakan pemahaman yang mendalam mengenai tugas dan tanggung jawab mereka. Sebagai perangkat Baileo Emarina.

Dengan sinergi antara Aparat keamanan dengan masyarakat ini, diharapkan hubungan silaturahmi semakin erat dan tradisi kearifan lokal Maluku tetap terjaga. Sebagai pilar perdamaian khususnya di Kecamatan Nirunmas.

Kapolsek Nirunmas Ipda Victor Luturmas dalam keterangannya menegaskan bahwa program ‘Baileo Emarina’ ini bukan hanya sekadar program formalitas. Melainkan wujud nyata kehadiran Polri yang menghormati Adat Istiadat setempat.

"Kami ingin mengembalikan fungsi musyawarah mufakat di tengah Masyarakat. Baileo Emarina sebagai wadah di mana Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan Tokoh Masyarakat duduk bersama untuk menyelesaikan konflik. Polri di sini bertugas mendampingi sebagai konsultan pemecahan masalah (problem solving),” katanya

Kapolsek juga menjelaskan melalui sosialisasi ini, diharapkan tidak ada lagi sumbatan komunikasi antara warga dengan Aparat. Dengan adanya dialog terbuka tersebut, potensi tindakan represif atau penegakan hukum dapat diminimalisir melalui tindakan preemtif dan preventif.

"Harapan kami, para Tokoh yang hadir dapat menjadi perpanjangan tangan Polri. Jika ada gesekan kecil, segera bicarakan di Baileo Emarina. Mari kita jaga kedamaian di Bumi Tanimbar ini dengan semangat persaudaraan yang tinggi,” ucapnya

Di samping itu, Kapolsek juga memastikan Jajaran Bhabinkamtibmas akan terus mengawal struktur Baileo Emarina di tingkat Desa agar fungsinya dapat berjalan dengan maksimal. Hal ini bertujuan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan aman dan lancar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....