Posyandu Bukan Sekedar Serimonial Tetapi Berpihak Untuk Memajukan Kesehatan
- 29 Apr 2026 16:40 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Saumlaki : Hari Posyandu Nasional 29 April 2026 dengan mengusung tema transformasi posyandu 6 standar pelayanan minimal (sps) mendekatkan layanan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, yang di peringati tingkat Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dilaksanakan di alun-alun Desa Lauran Kecamatan Tanimbar Selatan, Menghadirkan Ketua TP Posyandu Kabupaten Kepulauan Tanimbar Ny. Sheran Jauwerissa, Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar Dr Juliana Chatarina Ratuanak, Sekda Kepulauan Tanimbar Brampi Moriolkosu, Serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar Drg Brendina C. Sumanik, Sp, Rabu 29 April 2026.
Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar Dr Juliana Chatarina Ratuanak dalam keterangannya mengatakan, kehadiran dirinya bersama ketua tp posyandu kabupaten, untuk melihat secara langsung posyandu enam spm, yang didalmnya ada bidang kesehatan, sisoal, pendidikan, perumahan, pekerjaan umum dan ketertiban masyarakat, sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat khususnya bagi bayi balita sampai pada lansia.
Enam SPM ini adalah merupakan sebuah jejaring kerja sama, untuk mengtasi persoalan-persoalan yang ada di posyandu baik posyandu bayi balita sampai pada posyandu lansia, dengan sebua harapan bahwa bukan sebuah lembaga yang hanya melakukan serimonial belaka, tetapi lembaga yang sunggu-sunggu, berpihak dan punya tujuan untuk memajukan kesehatan, katanya.
Untuk memajukan kesehatan adalah, itu di mulai dari dalam kandungan, masa kehidupan sampai ke satu tarikan napas sebelum meninggal alias lansia, atau siapapun yang mempunyai kesempatan hidup, katanya
Dengan memperingati hari posyandu nasional tgl 29 april 2026, wakil bupati ajak seluruh elemen, untuk satukan presepri, satukan program, satukan arah dan gerak, sehingga apa yang di lakukan, mempunyai makna dan menghasilkan sesuatu yang baik, untuk kesehatan masyarakat pada umumnya, katanya.
Menghasilkan sesuatu, dari sisi kesehatan orang jadi sehat tidak stunting, dari sisigizinya, dari sisi perumahan, membedah, melihat rumah-rumah yang masih belum layak huni dan menjadi layak huni, karena berdampak pada kesehatan, termasuk air minum yang harus tercukupi, baik dari desa, kabupaten, provinsi bahkan pusat harus berbuat apa, kemudian dari segi ketertiban masyarakat, orang yang tertib kondisi keamanan yang baik, akan menunjang proses kehidupan yang baik, juga dari sosial, ada persoalan mulai dari anak-anak tunawisma, orang-orang lansia tidak bisa di perhatikan, katanya.
Untuk memperhatikan orang yang belum di perhatikan, itu memerlukan perhatian dengan kasih sayang dari sesama, sebab jika tidak di perhatikan dengan baik, dampaknya akan ada, namun sebaliknya di perhatikan dengan baik, maka emosinya akan jahu lebi baik dan tumbuh dengan baik serta umur yang panjang.
Sedangkan dari sisi ketersediaan pangan, itu sangat penting untuk semua orang dari berbagai usia, dan harapannya, apa yang disatukan bersama dalam arah pikir, arah rencana dan kelak bersama, akan memberikan dampak yang baik kepada masyarakat, ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....