Kisah Bapak Simon Sukses Ternak Sapi Biayai Kuliah Anak Sendiri
- 22 Apr 2026 08:04 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Saumlaki - Sebuah kisah inspiratif datang dari seorang peternak tangguh bernama Bapak Simon. Dengan modal ketabahan dan kesabaran selama puluhan tahun, beliau berhasil membuktikan bahwa sektor peternakan mampu menjadi penopang ekonomi keluarga yang sangat handal, terutama dalam menjamin pendidikan anak hingga ke perguruan tinggi.
Perjalanan Bapak Simon dimulai hampir tiga dekade lalu, tepatnya pada tahun 1997. Tanpa modal besar, beliau memulai langkahnya dengan memelihara satu ekor sapi betina milik orang lain. Melalui perjanjian bagi hasil yang jujur, di mana beliau akan mendapatkan anak sapi jika yang lahir adalah betina.
"Kurang lebih satu tahun saya menjaga sapi tersebut dengan penuh ketabahan. Dari situlah awal mula saya bisa memiliki sapi sendiri yang terus berkembang hingga saat ini," ujar Bapak Simon mengenang masa sulitnya.
Puncak dari hasil kerja kerasnya terasa pada tahun 2017. Saat sang anak mulai memasuki dunia perkuliahan, Bapak Simon telah memiliki aset yang luar biasa, dengan memiliki puluhan sapi.
Bagi Bapak Simon, sapi-sapi tersebut adalah tabungan pendidikan yang nyata. Setiap kali jatuh tempo pembayaran uang semester, beliau tidak perlu merasa cemas. Dengan inisiatif sendiri, beliau menjual sapi miliknya untuk memastikan pendidikan anaknya berjalan lancar tanpa kendala biaya. Beliau meyakini bahwa memiliki ternak adalah jawaban cerdas untuk menghadapi kebutuhan mendadak yang mendesak.
Kini, di masa purnabaktinya, Bapak Simon memilih untuk mengalihkan tanggung jawab pengelolaan ternaknya kepada sang anak. Bukan sekadar memberikan hewan ternak, beliau mewariskan sebuah unit usaha yang sudah mapan untuk dilanjutkan oleh generasi penerus.
"Saat ini saya sudah tua, jadi sapi-sapi tersebut saya berikan kepada anak saya. Saya ingin dia melanjutkan memelihara sapi-sapi ini," ungkapnya dengan penuh harap.
Kisah Bapak Simon menjadi teladan bagi masyarakat bahwa dengan ketekunan, keterbatasan modal di masa lalu bukanlah penghalang untuk meraih kemandirian finansial dan masa depan yang lebih baik bagi keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....