Hasil Panen Padi Lahan Kering Dukung Ketahanan Pangan Masyarakat
- 14 Apr 2026 12:44 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Saumlaki - Masyarakat desa kandar kecamatan selaru yang tergabung dalam kelompok tani nurges yang mengarap lahan seluas 363 hektar untuk menanam padi di lahan kering, akhirnya melakukan kegiatan panen raya padi lahan kering yang melibatkan wakil bupati kepulauan tanimbar dr juliana chatarina ratuanak, sekretaris daerah brampi morilkosu serta pimpinan dan anggota drpd kepulauan tanimbar jumat 10 april 2026.
Ketua Kelompok Tani Nurges Kecamatan Selaru Septinus Luanmasa dalam keterangannya mengatakan, dalam mengarap lahan seluas 363 hektar untuk penanaman padi puti dan pada merah, selalu mengalami kendala balik ilalang, jalan tani termasuk peralatan pertanian, seperti mesin babat, mesin rontok termasuk air yang dapat menyuburkan tanaman padi, namun dengan kebutuhan yang belum memadai, petani nurges mampu menghasilkan puluhan bahkan ratusan ton padi, untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat bahkan dari hasil panenpun di jula kepasaran dengan per kilogram 30 ribu rupia.
Untuk itu dirinya sangat berharap, kedepan kebutuhan seperti sumur bor dan jalan tani, dapat di perhatian, agar memudahkan para petani di desa kandar/dalam mengola lahan pertanian, mengingat ketika musim kemaru panjang debet air terbatas, mengakibatkan petani mengambil air dari desa, dibandingkan dengan musim hujan dan itu sangat membantu para petani, ujarnya
Hal senda juga di sampaikan pemilik lahan pertanian nurges Hufni Letty, selamah merawat padi dari umur 3 minggu sampai 115 hari, baru dilakukan panen, namun dalam merawat padi selalu di perhadapkan dengan hama, sehingga langkah yang di gunakan untuk mencegah hama adalah meracik obat hama bantuan dari pemerintah desa sebesar satu liter dengan obat tradisional, untuk mematikan hama pada tanaman padi, sebab jika satu liter obat hama yang di berikan oleh pemerintah desa, tidak mencukupi lahan seluas satu hektar.
Walaupun dengan keterbatasan obat hama, hufni dan anggotanya tetap berkomitmen untuk mendapatkan hasil yang cukup dimana pada saat panen pertama tidak mencukupi satu ton, setelah itu panen berikutnya menghasilkan satu ton dan di tahun 2026 setelah panen di lakukan diperkirakan menghampiri 3 ton lebih untuk satu lahan, sementara lahan yang di panen sebser 363, sudah tentu mencapai puluhan ton bahkan ratusan ton padi, katanya.
Untuk itu, melalui kegiatan panen raya padi lahan kering di desa kandar kecamatan selaru, dapat mendorong para petani di kabupaten kepulauan tanimbar, demi memanfaatkan arin-arin yang belum di garap, demi pemenuhan pangan masyarakat dan terutama keluarga, seperti yang di programkan oleh pemerintah pusat sampai daerah, untuk peningkatakan pangan masyarakat, ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....