Populasi Satwa Liar di Tanimbar Memprihatinkan

  • 04 Apr 2026 00:20 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki - Satwa liar terutama jenis burung tertentu di Kepulauan Tanimbar dilaporkan terancam punah. Burung kakatua misalnya, jumlah populasinya menurun drastis hingga tersisa 30 %.

Jumlah ini sudah dikatetegori rawan karena populasinya terus mengalami penyusutan. Burung kakatua ini tergolong endemik namun terus diburuh dan di jual keluar daerah.

Burung kakatua Tanimbar, merupakan salah satwa liar yang okeh para petani dianggap merusak tanaman. Satwa ini dianggap musuh para petani karena merusak tanaman jagung, sehingga butuh pengawasan ekstra ketat.

Meski demikian para petani tak pernah menyadari pentingnya satwa tersebut. Satwa ini sebagai aset daerah yang tidak berada di daerah lain bahkan menjadi aset negara yang membanggakan.

Kepala seksi Intelijen pada Kejaksaan Negeri Saumlaki Garuda Chakti Vira Taka mengatakan, sejumlah satwa liar seperti kakatua Tanimbar, nuri Tanimbar, kupu-kupu Tanimbar, dan beberapa satwa lainnya dilindungi negara. Sehinga mereka yang terlibat dalam perburuan, penangkapan dan sejenisnya tak bakal lolos jeratan hukum.

" Kita sadar, bahwa di satu sisi, alasan para petani memerangi satwa-satwa ini cukup beralasan. Tetapi tidak berarti memburu, apalagi dijual ke luar daerah. Ini tindakan yang sangat meresahkan," ujar Garuda.

Menurutnya banyak sekali cara untuk menghindari serangannya satwa terhadap tanaman petani. Salah satunya memasang orang-orangan, membunyikan apa pun di sekitarnya sehingga satwa ini tidak lagi menyerang tanaman.

Dengan cara-cara yang lebih baik, para satwa ini ajan terus berkembang biak, dan populasinya justru semakin banyak. Di satu sisi, para petani tidak dirugikan.

Karena itu Patroli dan pengawasan terhadap satwa-satwa ini ajan terus dioptimalkan, sosialisasi tentang perburuan berikut konsekwensi hukumnya akan terus menyadarkan masyarakat untuk mengurangi bahkan berhenti secara total dalam berburu satwa liar.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....