Generasi Muda Saumlaki Ajak Lestarikan Tradisi 'Bakar Batu' Khas Tanimbar

  • 26 Mar 2026 10:04 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki - Tradisi memasak di dalam tanah atau yang dikenal dengan "Bakar Batu" di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, kini mulai jarang dijumpai. Hal ini memicu keprihatinan dari kalangan muda, salah satunya Fions, seorang pemuda asal Saumlaki.

Fions menegaskan bahwa Bakar Batu bukan sekadar cara memasak, melainkan warisan leluhur yang mengandung nilai filosofis mendalam. Ia mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk kembali menghidupkan tradisi ini agar tidak punah ditelan zaman.

"Bakar Batu adalah tradisi turun-temurun dari nenek moyang kita. Kita tidak boleh menghilangkan cara memasak unik di dalam tanah ini," ujar Fions.

Menurut Fions, salah satu cara efektif untuk menjaga kelestarian tradisi ini adalah dengan menjadikannya kegiatan rutin. Ia mengusulkan agar tradisi ini dipraktikkan setidaknya satu kali dalam seminggu.

Ia mengenang masa kecilnya di mana suasana malam Minggu selalu hangat dengan aroma masakan dari dalam tanah. "Dulu orang tua kami sering sekali membuat acara Bakar Batu setiap malam Minggu. Tujuannya jelas, untuk mempererat tali persaudaraan antar warga dan keluarga.

Fions menyayangkan saat ini intensitas kegiatan Bakar Batu mulai menurun drastis. Padahal, di tengah gempuran modernisasi, tradisi seperti ini adalah kunci untuk menjaga kekompakan dan identitas masyarakat Tanimbar. Melalui kegiatan ini, interaksi sosial antar warga terbangun secara alami saat proses menyiapkan batu, kayu bakar, hingga bahan makanan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....