PBHK Sentuh Warga Tanimbar Utara lewat Baksos 100 Tahun

  • 23 Mar 2026 17:06 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki - ‎Ratusan warga di Kecamatan Tanimbar Utara memadati layanan bakti sosial yang digelar Tarekat Putri Bunda Hati Kudus (PBHK), Minggu 22 Maret 2026. Sebanyak 116 orang mengikuti pengobatan gratis, sementara bantuan kursi roda dan tongkat lansia disalurkan bagi penyandang disabilitas dan warga lanjut usia, menjelang puncak perayaan 100 tahun karya PBHK di Tanimbar.

‎Tarekat Putri Bunda Hati Kudus (PBHK) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar bakti sosial berupa pelayanan kesehatan gratis dan penyaluran bantuan bagi penyandang disabilitas serta lansia di Kecamatan Tanimbar Utara, Minggu 22 Maret 2026.

‎Kegiatan yang berlangsung di Kota Larat dan Desa Lamdesar Timur ini diikuti oleh 116 warga yang memanfaatkan layanan pengobatan gratis, sekaligus menerima bantuan alat bantu seperti kursi roda dan tongkat lansia.

‎Di Larat, bantuan diserahkan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Richie Laurens Anggito, bersama Wakil Ketua DPRD, Paula Laratmase, usai perayaan Ekaristi di Gereja Paroki Santo Pius X Larat yang dipimpin Pastor Paroki, RD. Fransiskus Uweubun.

‎Berdasarkan data panitia, sebanyak 8 penerima manfaat di Larat memperoleh bantuan berupa 2 unit kursi roda dewasa, 1 kursi roda anak, 2 alat bantu jalan, dan 3 tongkat lansia.

‎Sementara di Desa Lamdesar Timur, bantuan diberikan kepada 9 penerima manfaat, terdiri dari 4 kursi roda dewasa dan 5 tongkat lansia.

‎Ketua Panitia 100 Tahun PBHK di Tanimbar, Apolonia Laratmase, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menyongsong perayaan satu abad karya PBHK di Tanimbar.

‎Kami melaksanakan sosialisasi panggilan hidup membiara dalam Tarekat PBHK sekaligus memberikan bantuan bagi para difabel. Kegiatan ini terlaksana melalui koordinasi bersama DPRD dan Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial, katanya.

‎Selain pelayanan sosial, kegiatan ini juga menjadi momentum mengenang sejarah panjang karya PBHK di Tanimbar yang telah dimulai sejak tahun 1926.

‎Sr. Helena Finyain, PBHK, menjelaskan bahwa kehadiran PBHK tidak terlepas dari karya awal para misionaris MSC.

‎Sebelum PBHK hadir, para pastor MSC telah lebih dahulu menaburkan benih iman di Tanimbar. Para suster datang dengan segala keterbatasan, tetapi dengan cinta dan panggilan untuk melayani, katanya.

‎la menambahkan, puncak perayaan 100 tahun PBHK akan dilaksanakan pada 30 Agustus 2026, sekaligus mengajak generasi muda untuk menanggapi panggilan hidup membiara.

‎Seratus tahun ini, baru ada tiga suster PBHK asal Tanimbar Utara. Kami mengetuk hati orang muda untuk membuka diri terhadap panggilan ini, ujarnya.

‎Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....