Setiap Keluarga Wujud Gereja Domestik Terus Disapa dan Dikasihi.

  • 25 Feb 2026 14:26 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki : Sungguh sebuah perjalanan gembala yang menyejukkan hati. Di tengah peziarahan Masa Prapaskah yang penuh refleksi, langkah kaki Pastor Paroki Hati Kudus Olilit Barat RD Ponsoia Ongirwalu bersama Ketua Rukun Sta. Sisilia dan pengurus rukun menjadi tanda kehadiran Gereja yang nyata di tengah umat. Tepatnya Pkl 07.15-08.30 WIT mengunjungi para Keluarga Kudus di Rukun Santa Sisilia Paroki HKY Olilit Barat.

‎RD. Ponsioa Ongorwalu Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat mengatakan, dalam perjalan gembalai ada untaian kata yang menggambarkan Rintihan Hati Sukacita atas kunjungan pastoral tersebut, yang bisa Pastor gunakan sebagai bahan renungan, catatan harian paroki, atau sekadar ungkapan syukur, karena ada rintihan hari sukacita yang dialami.

‎‎Rintihan Hati Sukacita itu datang dari Gembala di Tengah Domba

‎Rabu Pekan I Masa Prapaskah | Novena St. Rita Hari ke-6, di bawah naungan teladan Santa Rita, sang pelindung perkara mustahil, langkah kaki ini tidak berhenti di pelataran gereja. Dari rumah Pastoran, kasih itu bergerak menuju pintu-pintu rumah umat di Rukun Santa Cicilia, terdapat Jejak Kasih di Setiap Rumah, mulai dari keluarga :

‎1. Keluarga Anakletus Komarudin terdapat wibawa yang melunak dalam doa bersama. Di sini, rintihan sukacita bermula—saat berkat Tuhan menyentuh atap rumah yang menjadi saksi perjuangan hidup sehari-hari.

‎2. Keluarga Edi Somar, ditandai ‎Senyum sambutan menjadi obat lelah. Kunjungan ini bukan sekadar tamu yang datang, melainkan Kristus yang hadir mengetuk pintu hati dan menetap dalam percakapan yang hangat.

‎3. Keluarga Emus Bwarleli , ‎Dalam kesederhanaan, Rd Ponsio Ongirwalu mengatakan, iman justru terpancar paling kuat. Sukacita meluap ketika sang Gembala duduk melingkar, mendengarkan kisah, dan memecah kekakuan menjadi persaudaraan di setiap keluarga termasuk Keluarga Manto Fanulena, katanya.

‎Rumah ini menjadi perhentian syukur. Harapan-harapan baru diletakkan di atas meja perjamuan kecil, dikuatkan oleh doa yang dipanjatkan bersama-sama dalam harmoni iman.

Dari Kesetiaan dalam Pelayanan yang di berikan oleh Pastor Paroki, bukan hanya tangan yang bekerja, tapi hati yang bergerak.

‎Terima kasih kepada Ketua Rukun Santa Sisilia dan Bendahara (Baperus) yang dengan setia mendampingi, menjadi jembatan kasih antara altar dan rumah tangga. Kehadiran kalian adalah bukti bahwa pelayanan adalah kerja bersama yang penuh sukacita.

‎ Penutup dari Pastor Paroki HKY Olilit Barat menyampaikan, Masa Prapaskah yang Hidup. Kita tidak hanya berpantang dan berdoa di dalam sunyi, tetapi kita merayakan pertobatan dengan saling mengunjungi dan menguatkan.

‎"Di Olilit Barat, kita belajar bahwa setiap keluarga adalah Gereja Domestik yang harus terus disapa dan dikasihi", tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....