Bhabinkamtibmas Alusi Krawain Terluka Akibat Panah

  • 08 Des 2025 20:31 WIB
  •  Saumlaki

KBRN, Saumlaki : Situasi keamanan dan ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Wilayah Desa Alusi Kelaan dan Desa Alusi Krawain, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar sempat memanas. Akibat terjadinya konflik antar kelompok warga.

Dalam upaya meredakan ketegangan yang terjadi dan mencegah eskalasi tersebut sehingga salah satu Personel Polsek Kormomolin yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas pada Desa Alusi Krawain, Bripka Salvius Andri Ivakdalam mengalami luka akibat terkena panah di bagian kaki.

Insiden ini terjadi Sabtu (06/12/25) siang, saat Aparat Kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kormomolin Ipda I GD Hendra B. Arimbawa tiba di lokasi konflik tepatnya pada area pesisir Pantai perbatasan. Untuk melakukan negosiasi dan memisahkan dua kelompok massa yang saling berhadapan dan saling serang.

"Saat Kami berupaya melakukan pendekatan persuasif dan membentuk barikade untuk membatasi pergerakan massa, tiba-tiba terjadi aksi saling serang, termasuk pelemparan benda keras dan penggunaan panah tradisional dari salah satu pihak,” ungkap Kasi Humas Iptu Olofianus Batlayeri.

Bripka Salvius yang berada di garis depan pengamanan, terkena anak panah di bagian kaki sebelah kanan. Meskipun terluka, Ia tetap bertahan di lokasi untuk memastikan situasi dapat dikendalikan sebelum akhirnya dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis intensif, yang ditangani langsung oleh Kasi Dokkes Iptu dr. Anastasia Patty.

"Tindakan heroik Personel kami ini merupakan wujud nyata pengorbanan dan dedikasi Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, bahkan dengan risiko membahayakan keselamatan pribadi,” kata Kasi Humas.

Pihak Kepolisian akhirnya berhasil mengendalikan situasi, dan sampai dengan saat ini, kedua kelompok warga telah kembali ke desa masing-masing. Aparat gabungan dari Polres maupun Polsek setempat masih disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi adanya aksi susulan.

Proses mediasi yang melibatkan Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, dan Pemerintah Desa sedang diupayakan untuk bisa mencapai penyelesaian konflik antara Desa Alusi Kelaan dan Desa Krawain secara damai. Sesuai dengan pendekatan Restorative Justice dan kearifan lokal.

Polres Kepulauan Tanimbar terus mengimbau seluruh masyarakat untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi, dan menyelesaikan setiap permasalahan melalui jalur musyawarah atau dapat melapor ke Bhabinkamtibmas ataupun Polsek terdekat. Guna menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....