BNPP Kunjungi Matakus Tanimbar

  • 18 Nov 2025 06:05 WIB
  •  Saumlaki

KBRN, Saumlaki : Bupati Ricky Jauwerissa, bersama Deputi Bidang Pengelola Infrastruktur Kawasan Perbatasan BNPP, Mayjen (Purn) Ramses Limbong, dan Asisten Deputi Infrastruktur Fisik BNPP, Amrullah M. Ridha, S.Sos, melaksanakan kunjungan kerja ke objek wisata Pantai Desa Matakus, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kamis-6/112025.

Turut mendampingi Wakil Bupati dr. Juliana Ch. Ratuanak, para staf ahli bupati, asisten, pimpinan OPD terkait, serta Ketua TP-PKK Ny. Sheren Amelinda Jauwerissa.

Kedatangan rombongan disambut hangat melalui prosesi adat oleh pemerintah desa dan tua-tua adat, ditandai dengan pengalungan syal tenun Tanimbar kepada Deputi BNPP dan rombongan sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu negara yang berkunjung.

Kehadiran Deputi BNPP di Kabupaten Kepulauan Tanimbar merupakan bagian dari Rapat Percepatan Pembangunan Kawasan Perbatasan Negara, yang bertujuan merumuskan langkah penguatan infrastruktur dan kesiapan daerah dalam mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) Migas Blok Masela.

Selain itu, rapat juga membahas rencana peningkatan Bandara Mathilda Batlayeri menjadi Bandara Internasional, guna mendukung konektivitas kawasan perbatasan dan arus logistik energi.

Bupati Ricky menegaskan bahwa pembangunan strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal.

Tanimbar bukan hanya wilayah penyangga. Kita adalah beranda terdepan Negara di selatan NKRI. Karena itu, seluruh pembangunan strategis, termasuk Bandara Internasional dan Blok Masela, harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kita,” tegas Bupati Ricky Jauwerissa.

"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut mengambil bagian, terlibat, dan memperoleh manfaat dari hadirnya proyek-proyek besar di daerah ini.” tambahnya.

Deputi BNPP menegaskan dukungan penuh pemerintah pusat terhadap arah pembangunan di Kepulauan Tanimbar.

Tanimbar memiliki posisi strategis sebagai kawasan perbatasan. Pemerintah pusat berkomitmen memperkuat infrastruktur dan aksesibilitas wilayah ini agar mampu tumbuh sebagai gerbang selatan Indonesia.” ujar Mayjen (Purn) Ramses Limbong.

"Kami melihat kesiapan pemerintah daerah yang progresif. Dengan sinergi pusat dan daerah, Tanimbar akan berdiri kuat sebagai kawasan strategis nasional, termasuk dalam mendukung operasional Blok Masela.” tambahnya.

Wakil Bupati menegaskan bahwa pembangunan perbatasan harus menyentuh manusia sebagai subjek utama.

Penguatan pembangunan perbatasan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat. Kami ingin masyarakat Tanimbar menjadi subjek pembangunan, bukan objek.” ungkap dr. Juliana Ch. Ratuanak.

Sementara itu, Ketua TP-PKK menekankan pentingnya mempertahankan identitas budaya.

Tenun, budaya, dan adat Tanimbar adalah identitas yang memperkuat posisi kita di mata tamu dan dunia. Pembangunan harus berjalan seiring dengan pelestarian jati diri masyarakat.” ujar Ny. Sheren Amelinda Jauwerissa.

Desa Matakus dipandang memiliki nilai strategis dari sisi pariwisata, budaya, dan identitas kawasan perbatasan, sehingga potensinya akan dikembangkan sejalan dengan penguatan ekonomi masyarakat dan branding daerah.

Kunjungan ini menegaskan bahwa Tanimbar tengah bergerak menuju peran strategis nasional, baik sebagai pusat pengembangan energi melalui Blok Masela maupun sebagai beranda NKRI di selatan. Sinergi pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci percepatan pembangunan yang berpihak kepada rakyat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....