Menjaga Eksistensi Lelemuku: Rahasia Kesuburan Anggrek Larat yang baik

  • 07 Mei 2026 07:22 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki - Bunga Anggrek Larat, atau yang secara lokal dikenal sebagai Bunga Lelemuku, bukan sekadar tanaman hias bagi masyarakat Kepulauan Tanimbar. Flora endemik ini merupakan identitas budaya sekaligus simbol kebanggaan daerah yang keindahannya memerlukan teknik perawatan khusus agar tetap lestari.

Meki, seorang warga Saumlaki, membagikan tips krusial bagi para pecinta tanaman hias yang ingin membudidayakan Anggrek Lelemuku agar tumbuh subur dan berbunga indah. Ia menekankan bahwa kunci keberhasilan penanaman terletak pada sinergi antara media tanam dan pemilihan pohon inang yang tepat.

Dalam penjelasannya, Meki mengungkapkan bahwa cara terbaik untuk memelihara Anggrek Lelemuku adalah dengan memanfaatkan bahan alami yang tersedia di lingkungan sekitar.

"Kalau mau hidup bagus, anggrek harus diikat dengan sabut kelapa dan ditempelkan pada pohon yang aktif atau pohon yang masih hidup," ujar Meki.

Kombinasi ini bukan tanpa alasan. Sabut kelapa berperan vital dalam menjaga kelembapan akar, sementara pohon hidup menyediakan ekosistem alami serta nutrisi mikronutrien yang mendukung pertumbuhan anggrek secara berkelanjutan.

Senada dengan Meki, Mia, seorang warga lainnya, turut membenarkan pentingnya memilih inang yang hidup. Berdasarkan pengalamannya, Anggrek Lelemuku yang diikat pada kayu atau batang pohon yang sudah mati cenderung tidak bertahan lama dan mudah layu.

"Jangan ikat pada kayu mati atau pohon yang sudah tidak bernyawa, karena bunga Lelemuku tersebut perlahan juga akan ikut mati," tegas Mia.

Menempelkan anggrek pada media mati dianggap sebagai kesalahan fatal dalam budidaya flora ini karena hilangnya sumber kelembapan alami yang biasanya disediakan oleh kulit pohon yang masih bertumbuh.

Mia berharap masyarakat maupun kolektor tanaman dapat lebih bijak dalam merawat flora endemik ini. Kesadaran akan teknik penanaman yang benar menjadi langkah nyata dalam menjaga keberlangsungan Anggrek Larat sebagai kekayaan hayati asli Maluku.

Upaya pelestarian ini sangat penting agar Anggrek Larat tetap menjadi "mahkota keindahan" yang abadi dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar bagi generasi mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....