Kegiatan Tunas Pekabaran Injil Sektor Kalvari Jemaat Tual
- 13 Sep 2025 11:20 WIB
- Saumlaki
KBRN, Tual: Kegiatan Tunas Pekabaran Injil ( TPI ) adalah bagian dari Pendidikan Formal Gereja ( PFG ) yang diberikan kepada Anak dan Remaja di lingkup Gereja Protestan Maluku ( GPM ). Proses Pendidikan akan diberikan oleh pengasuh kepada anak dan Remaja sesuai dengan Jenjang usia mulai dari Anak Batita Usia 1 – 3 Tahun ( Sub Jenjang Baita 1,2 dan 3 ), Anak Indria ( Usia 4 – 6 Tahun ), Anak Kecil ( Usia 7 – 9 Tahun ), Anak Tanggung ( 10 – 12 ), dan Jenjang Remaja ( 13 – 15 Tahun ).
Pelaksanaan Kegiatan Sekolah Minggu Tunas Pekabaran Injil ( SMTPI ) Jemaat GPM Tual, berlangsung 2 kali dalam satu minggu yaitu kegiatan Sekolah Minggu setiap hari minggu pada pulu 10.00 WIT dan kegiatan TPI pada hari Kamis pada Pukul 17.00 WIT yang berlangsung di masing – masing Sektor Pelayanan yang ada di Jemaat GPM Tual.
Di Sektor Kalvari Jemaat GPM Tual pada Kamis ( 11/09/2025 ) Melaksanakan kegiatan TPI yang berlangsung di rumah Delo Renmaur. Kegiatan diawali dengan Ibadah Bersama dan dilanjutkan dengan kegiatan pembelajaran di masing – masing sub jenjang. Pada sub Jenjang Anak Kecil ( AK ) 1 oleh pengasuhnya Deby memberikan materi Lanjutan dari Kegiatan Sekolah Minggu di hari Minggu ( 07/09/2025 ) tentang Pokok Bahasan Gereja Sebagai Persekutuan Orang Percaya dan Sub. Pokok Bahasan tentang Gereja mula – mula dengan Bacaan Alkitab: Kisah Para Rasuh 2: 41 – 47.
Dalam kegiatan sekolah minggu Ketika anak diberikan penjelasan tentang Sejarah munculnya Gereja Mula – mula, kondisi gereja mula – mula serta membedakan kondisi gereja mula – mula dengan kondisi gereja dewasa ini. Maka kegiatan TPI dilanjutkan dengan memberikan anak kesempatan untuk membedakan tentang gereja mula – mula dan dewasa ini melalui gambar yang akan disusun pada lembaran yang disiapkan pengasuh.
Tiga anak yang hadir di sub jenjang AK.1 masing – masing Delon, Koko dan Ian mengaku senang karena bisa memahami dan membedakan tentang Gereja mula – mula dan gereja dewasa ini. “ katong senang karena bisa belajar dan menempelkan gambar gereja mula – mula dan dewasa ini.“, Ungkap ketiganya dengan kompak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....