Ibadah Jumat Agung di Paroki Gereja Katholik St. Mathias Saumlaki berlangsung hikmat dan penuh makna

  • 18 Apr 2025 21:03 WIB
  •  Saumlaki

KBRN, Saumlaki: Setiap tahunnya, umat kristiani di seluruh dunia memperingati Jumat Agung sebagai salah satu momen paling sakral. Biasanya Jumat Agung diperingati setelah Kamis Putih dan sebelum Minggu Paskah, sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya Yesus Kristus. Walau dikenal sebagai hari penuh duka, Lebih dari sekadar mengenang kematian, Jumat Agung juga menjadi simbol harapan dan awal yang baru. Kematian Yesus bukanlah akhir, melainkan awal dari kemenangan-Nya atas maut melalui kebangkitan di Hari Paskah.

Romo Sadam Tharob, PR, saat memimpin ibadah jumat agung ini, ibadah tepat Pukul 15.00 WIT, mengingatkan kita pergumulan dan kesengsaraan Yesus yang telah mati menebus dosa umat Manusia.

‘’ Setiap Jumat Agung apa yang kita rayakan? Yang kita rayakan adalah kenangan akan wafat Tuhan kita Yesus Kristus. Dalam wafat itu sudah ada sengsara, penganiaayaan, penyiksaan dan sebagainya, yang endingnya Tuhan Yesus kita meninggal’’

Misa Jumat Agung yang dirangkaikan dengan Jalan salib tepat Pukul 07.00 Wit, dilanjutkan dengan ret-ret renungan 7 sabda Yesus, dari pukul 08.00 Wit – 14.00 Wit, setelah itu dilanjutkan dengan Novena kerahiman Ilahi Pukul 15.00 Wit dan misa Jumat Agung dengan Koor Penggerak dari Rukun St. Ignasius Saumlaki.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....