Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami (SLGT) Resmi di Buka Sekda Tanımbar

  • 29 Jun 2026 14:56 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki - ‎Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanımbar menyampaikan apresiasi atas langkah BMKG atas inisiatifnya sehingga kegiatan Kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami (SLGT) yang di laksanakan hari ini jumat 26 juni 2026 di balai desa lauran kecamatan tanimbar selatanini dapat terlaksana dengan baik.

Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Juwerissa dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Brampi Moriolkosu mengatakan, Kabupaten kepulauan Tanimbar memiliki potensi bencana alam gempa bumi dan tsunami yang sangat tinggi. Hal ini dikarenakan aktivitas tektonik yang intens di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Kondisi wilayah Tanimbar merupakan zona sesmik aktif dengan resiko gnpa bumi dan stusani yang cukup tinggi, Selaian itu Kabupaten Kepulauan Tanimbar merupakan daerah kepulauan yang dapat meningkatkan potensi dan resiko kejadian tsunami.

Berdasarkan data historis, kejadian gempa bumi, wilayah kabupaten kepulauan Tanimbar memiliki beberapa riwayat gempa bumi signifikan salah satunya terjadi pada 10 Januari tahun 2023 dengan magnitude 7,5 yang berpusat di wilayah laut banda. Gempa bumi tersebut dirasakan secara luas di wilayah maluku dan menimbulkan goncangan dengan intensitas yang cukup kuat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, katanya.

Kejadian gempa bumi tersebut mengakibatkan kerusakan pada 697 unit rumah dengan tingkat kerusakan yang bervariasi dari katagori rusak ringan, hingga rusak berat. Dampak tersebut menegasakan bawah wilayah kabupaten Kepulauan Tanimbar memiliki kereggangan yang tinggi terhadap bahaya gempa bumi dan tsunami, yang merupakan resiko bencana nyata dan berpotensi terjadi pada masa mendatang, katanya.

Untuk itu Pemerintah Derah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, sangat mengapresiasi langkah BMKG yang telah menginisiasi dan berupaya semaksimal mungkin untuk merealisasikan kegiatan sekolah lapang gempa bumi dan tsunai. Dengan latihan sekolah lapang ini, akan terbengun kapasitas semua pihak terkait kesiapsiagaan, sehingga seluruh masyarakat tanimbar dapat selamat dari bencana.

Oleh karena itu besar harapan, momen sekolah lapang gempa bumi dan tsunami ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk melatih kesiapan masyarakat dan seluruh sthekolder terkait. Hal ini merupakan upaya mitigasi bencana di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Selain itu pula perlu dibangun kominikasi yang baik antara pihak pemerintah daerah kabupaten Kepulauan Tanimbar dengan TNI/POLRI, BMKG dan unsur-unsur lainya.

Sebagai apresiai atas terselenggaranya kegiatan sekolah lapang gempa bumi dan tsunami, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Desa Lauran yang telah mempersipkan kegiatan ini, ujarnya

Usai menyampaikan sambutan Bupati Kepulauan Tanimbar, Sekda Tanimbar Brampi Moriolkosu membuka dengan resmi kegiatan sekolah lapang genpa bumi dan tsunami 2026 di desa lauran kecamatan tanimbar selaatan yang di dampingi Deputi Bidang Geofisika BMKG DR. Nelly Floridina Riama, M.Si, beserta jajarannya, unsur Forkopimda, para pimpinan OPD terkait, perwakilan Kampus Lelemuku, serta pimpinan. Instansi vertikal.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....