Tua Adat desa lermatang Siapkan Doa adat Peletakan Batu Pertama Groundbreaking
- 13 Jul 2026 14:16 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Saumlaki - Pertemuan Pemda Kepulauan Tanimbar bersama dengan Tua-Tua Adat Desa Lermatang Kecamatan Tanimbar Selatan di Gedung Balai Desa Lermatang Jumta 10 Juli 2026, bertujuan untuk membicarakan kesiapan doa adat dan penjemputan saat kehadiran Presiden Republik Indonesaia Probowo Subianti di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, tetapnya di Desa Lermatang Kecamatan Tanimbar Selatan, untuk peletakan batu pertama Groundbreaking Blok Masela, berjalan dengan lancar dan aman.
Dalam pertemuan tersebut, ketua adat desa lermatang kecamatan tanimbar selatan, Abraham Rangkoli mengatakan, kehadiran pemerintah daerah tanimbar untuk membicarakan kesiapan doa adat jelang peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek strategis nasional (PSN ) Blok Masela, yang menurut rencana akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
"Kami Tua-Tua adat Desa Lermatang, telah membahas dan menyiapkan doa adat dan tarian adat, sesuai dengan tradisi budaya adat istiadat tanimbar, dan ini sangat penting, sebab dalam sebuah pekerjaan di atas tanah duan lolat, hal yang utama yang perlu di lakukan awal dari segalah pekerjaan adalah doa adat, apalagi untuk pekerjaan Groundbreaking Blok Masela, dengan kehadiran presiden, itu sudah pasti kami persiapan dengan matang, "katanya.
Rangkolli menegaskan, pemantapan yang sudah disiapkan adalah, Saat kehadiran Presiden Probowo Subianto di desa lermatang tepatnya lokasi groundbreaking, tua-tua adat desa lermatang, akan melakukan penjemputan dengan membentuk perahu Baranratan, sekaligus doa penerimaan dan tarian adat untuk mengiringi Presiden menuju lokasih peletakan batu pertama.
"Di desa lermatang sendiri sejak dahulu sampai sekarang ada dua penjaga pintu masuk, dengan memegang dua tombak, dan itu sejak leluhur. Setelah lagu foruk di komandangkan, pintu gerbang barula akan di buka, setelah itu presiden di antar masuk, bentuk perahu yang akan kami siapkan dalam bentuk daun janur atau daun kelapa,dan dalam perjalan bersama dengan presiden, sudah di siapkan masyarakat untuk memegang perahu, sambil berjalan," ucap Rangkoli.
Dikatakan, Perencaan doa adat yang sudah di sampaikan kepada wakil bupati dan sekretaris daerah, sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan peletakan batu pertama pada proyek strategis nasional (PSN) blok masela, itupun akan di sesuaikan dengan protokol keperesidenan.
"Doa adat dan tarian adat yang akan di tampilkan saat kenjungan presiden di tanimbar, terutama di desa lermatang, untuk menunjukan bahwa adat istiadat serta budaya tanimbar menjadi dukungan dalam pembangunan peletakan batu pertama (GROUNDBREAKING) Proyek Strategis Nasional (PSN) blok masela, " tambahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....