Koperasi Merah Putih, Solusi atau Beban Desa?
- 23 Apr 2026 20:01 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Tual - Program Koperasi Merah Putih kini menjadi perbincangan hangat di Kabupaten Maluku Tenggara sebagai upaya pemerintah dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa. Namun, implementasi kebijakan ini menuntut adaptasi cepat dan pengelolaan yang profesional agar tidak membebani keuangan ohoi.
Kepala Ohoi Sathean, Joseph Renjaan, menyoroti tantangan besar dalam pengelolaan modal koperasi. Ia menegaskan pentingnya manajemen yang solid agar dana yang dialokasikan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
"Dana desa dipotong untuk koperasi, ini harus dikelola profesional agar tidak jadi beban," ujar Renjaan. Ia menekankan bahwa tanpa manajemen keuangan yang transparan, koperasi berisiko menjadi beban bagi kas desa yang sudah terbatas.
Harapan besar tetap disematkan agar koperasi ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia di desa dalam mengelola usaha yang produktif, bukan sekadar mengikuti tren kebijakan tanpa perencanaan bisnis yang matang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....