Kualitas Udara Sanggau Berbahaya akibat Kabut Asap Kiriman

  • 06 Okt 2026 22:41 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Kualitas udara di Kabupaten Sanggau masuk kategori berbahaya akibat tingginya konsentrasi partikel PM 2.5 dari kabut asap kiriman wilayah tetangga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas luar ruangan serta memakai masker demi meminimalisir dampak polusi udara.

Hal tersebut disampaikan Kristian Hendro, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sanggau dalam Obrolan Kentongan RRI PRO1 Sanggau, Selasa 6 Oktober 2026. Menurutnya, kabut asap yang menyelimuti Sanggau tersebut merupakan asap kiriman dari Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara.

"Asap ini adalah asap kiriman. Jadi, bukan di wilayah Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, ataupun di daerah Landak dan Kubu Raya, tapi ini dari Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara," ucapnya.

Ia menerangkan, lonjakan konsentrasi partikel PM 2.5 secara signifikan mendorong Indeks Kualitas Udara di Kabupaten Sanggau berada pada tingkat yang membahayakan masyarakat. Kondisi buruk ini dipicu paparan asap kiriman dari kebakaran hutan hebat di Ketapang dan Kayong Utara.

"Nah, penyebabnya ya itu tadi karena konsentrasi PM 2.5 ini mengakibatkan indeks kualitas udara kita di Kabupaten Sanggau ini naik, naik ke tingkat bahaya," jelasnya.

Dia mengimbau masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan demi meminimalisir paparan kabut asap. Selain itu, warga juga disarankan untuk membatasi kegiatan yang tidak mendesak, mengurangi olahraga luar ruangan, serta memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga kondisi kesehatan tubuh

"Artinya, kami menyarankan untuk kita semua untuk beraktivitas yang di luar lapangan ini tetap menggunakan masker, setelah itu juga mengurangi aktivitas yang tidak penting, kurangi olahraga di outdoor, dan juga banyak mengonsumsi air," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....