Seribu Petani di Entikong dan Noyan Dapat Perlindungan Kerja
- 02 Okt 2026 22:06 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Sebanyak seribu petani dan anggota kelompok tani di Kecamatan Entikong dan Noyan mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan ini menyasar pekerja sektor informal yang memiliki risiko kerja, sekaligus memperluas cakupan jaminan sosial bagi petani di wilayah Sanggau.
“Petani juga merupakan pekerja yang memiliki risiko dalam menjalankan aktivitasnya. Karena itu, kami mendorong agar para petani dapat terlindungi melalui program BPJS Ketenagakerjaan,” terang Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sanggau, Ahmad Yani Syarifuddin, Jumat 2 Oktober 2026.
Ahmad menyebut, perlindungan jaminan sosial penting bagi petani karena aktivitas kerja mereka memiliki risiko yang dapat berdampak pada pekerja maupun keluarga. Melalui perlindungan ini, petani mendapatkan perlindungan sesuai dengan program jaminan sosial yang diikuti.
“Kepesertaan merupakan bentuk perlindungan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal, termasuk para petani yang bekerja secara mandiri. Karena para petani ini juga mempunyai risiko dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Dikatakan, perluasan kepesertaan di Entikong dan Noyan menjadi bagian dari upaya menjangkau pekerja informal hingga wilayah perbatasan dan pedesaan. Ia menilai, dukungan Pemerintah Kabupaten Sanggau penting untuk memperluas akses perlindungan jaminan sosial bagi masyarakat pekerja.
“Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Sanggau yang telah mendorong perluasan perlindungan jaminan sosial bagi masyarakat pekerja, khususnya para petani dan kelompok tani di Kecamatan Entikong dan Kecamatan Noyan,” katanya.
Ahmad berharap, kepesertaan seribu petani tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas perlindungan kepada pekerja sektor informal lainnya di Kabupaten Sanggau. Perlindungan jaminan sosial diharapkan tidak hanya menambah jumlah peserta, tetapi juga memberikan kepastian bagi pekerja dan keluarga ketika menghadapi risiko akibat pekerjaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....