Digigit Hewan Rabies? Ini Pertolongan Pertamanya

  • 28 Sep 2026 20:23 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Kejadian gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Sanggau rata-rata mencapai 130 kasus setiap bulan. Medik Veteriner, Disbunnak Sanggau, drh. Ryan Winardi mengingatkan masyarakat tidak menunda penanganan ketika mengalami gigitan dari HPR seperti anjing dan kucing.

Ryan menjelaskan, pertolongan pertama dapat dilakukan dengan membersihkan luka menggunakan air mengalir dan sabun sebelum korban mendapatkan pemeriksaan tenaga kesehatan. Penanganan segera diperlukan karena masyarakat tidak selalu dapat memastikan apakah hewan yang menggigit membawa virus rabies atau hanya bersikap protektif.

“Langkah pertama yang bisa kita lakukan adalah luka yang digigit tadi dicuci dengan air mengalir kurang lebih 10 sampai 15 menit, kemudian dicuci menggunakan sabun. Setelah itu segera menuju puskesmas terdekat atau fasilitas kesehatan terdekat,” ujar Ryan dalam Dialog Sanggau Menyapa di RRI Sanggau, Senin 28 September 2026.

Ryan mengatakan Puskesmas di Kabupaten Sanggau telah menyediakan Vaksin Antirabies (VAR) untuk manusia. Masyarakat yang mengalami gigitan juga diminta tidak takut datang ke fasilitas kesehatan karena vaksin tersebut diberikan tanpa biaya.

“Puskesmas di Kabupaten Sanggau menyatakan bahwa mereka siap memberikan VAR untuk manusianya, hampir setiap puskesmas yang ada di Kabupaten Sanggau diberikan VAR dan tanpa biaya,” katanya.

Selain menangani korban, masyarakat perlu membantu petugas memantau hewan yang menggigit apabila memungkinkan untuk diamankan. Hewan yang memiliki pemilik dapat dilaporkan agar dilakukan observasi selama 7 sampai 14 hari untuk melihat perkembangannya.

“Kalau hewan yang menggigit ada pemiliknya, maka kami menyarankan hewan yang menggigit selama 7 sampai 14 hari akan diamati, apakah dia mati atau tidak,” ungkap Ryan.

Ryan mengingatkan masyarakat tidak langsung menyimpulkan setiap gigitan sebagai rabies karena hewan juga dapat menggigit ketika merasa terancam. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan karena penanganan sejak awal menjadi bagian penting dalam mencegah risiko rabies pada manusia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....