Dinsos P3AKB Sanggau Minta Warga Tak Khawatir Soal Desil

  • 15 Sep 2026 15:49 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Kekhawatiran masyarakat terhadap posisi desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi perhatian Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Sanggau. Sebagian masyarakat masih menganggap perubahan atau posisi desil secara otomatis menentukan apakah seseorang akan menerima atau kehilangan bantuan sosial.

“Masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan, karena desil bukan semata-mata menentukan seseorang dapat atau tidak dapat bantuan, tetapi menjadi salah satu dasar dalam melihat kondisi kesejahteraan,” ujar Kepala Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Sanggau, Ginting dalam Dialog Sanggau Menyapa, Rabu 15 September 2026.

Ia menjelaskan, posisi desil dapat berbeda karena kondisi sosial ekonomi setiap keluarga terus mengalami perubahan. Karena itu, masyarakat yang merasa kondisi kehidupannya tidak sesuai dengan data yang tercatat dapat menyampaikan informasi melalui mekanisme pemutakhiran data yang tersedia.

“Kalau masyarakat merasa ada data yang belum sesuai, silakan disampaikan dan dilakukan verifikasi, sehingga data yang digunakan pemerintah benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, pemerintah terus berupaya memperbaiki kualitas data agar program perlindungan sosial dapat diberikan kepada kelompok masyarakat yang sesuai dengan kriteria. Pemutakhiran data menjadi penting karena perubahan pekerjaan, pendapatan, kondisi rumah tangga maupun keadaan sosial ekonomi dapat memengaruhi posisi kesejahteraan keluarga.

“Masyarakat jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas mengenai desil, terutama kabar yang menyebut perubahan desil secara otomatis menyebabkan bantuan sosial dihentikan. Jangan sampai masyarakat mendapatkan informasi yang keliru kemudian menjadi resah, karena setiap program memiliki kriteria dan mekanisme masing-masing,” jelasnya.

Dia berharap, masyarakat tetap tenang serta aktif memastikan data sosial ekonominya sesuai dengan kondisi sebenarnya. Dengan data yang akurat dan diperbarui secara berkala, pemerintah diharapkan dapat meningkatkan ketepatan sasaran program bantuan dan perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....