Penyiaran Digital, Kreativitas dan Tanggung Jawab

  • 09 Sep 2026 15:37 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar terhadap dunia penyiaran, termasuk dalam cara masyarakat memperoleh dan mengonsumsi informasi. Kondisi tersebut menuntut lembaga penyiaran publik untuk terus beradaptasi, menghadirkan konten kreatif, sekaligus menjaga akurasi informasi di tengah derasnya arus media sosial.

Anggota Dewan Pengawas LPP RRI, Mohamad Kusnaeni, mengatakan perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi menjadi tantangan yang harus direspons dunia penyiaran secara tepat. Menurutnya, kehadiran berbagai platform digital melalui perangkat gawai membuat masyarakat dapat menerima informasi dengan cepat tanpa terbatas ruang dan waktu.

“RRI berperan penting sebagai rujukan informasi terpercaya melalui proses verifikasi dan pengecekan fakta,”ungkap Mohamad Kusnaeni dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Rabu 9 September 2026.

Ia menjelaskan, transformasi digital membuka peluang bagi RRI untuk mengembangkan kreativitas dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Namun, inovasi tersebut tetap harus berjalan seiring dengan komitmen menjaga kualitas, akurasi, dan kepercayaan publik terhadap informasi yang disampaikan.

Menurutnya, derasnya informasi di media sosial membuat masyarakat perlu lebih kritis dalam menerima setiap berita yang beredar. Berbagai informasi yang belum terverifikasi dapat dengan mudah menyebar luas sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan keresahan di tengah masyarakat.

Kusnaeni menambahkan, kreativitas dalam penyiaran tidak hanya berkaitan dengan kemasan program yang menarik, tetapi juga kemampuan menghadirkan informasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, RRI perlu memanfaatkan berbagai platform digital untuk memperluas jangkauan sekaligus mempertahankan standar jurnalistik dan penyiaran yang berlaku.

“Perkembangan teknologi harus tetap diiringi tanggung jawab lembaga penyiaran dengan berpegang pada Undang-Undang Pers, kode etik jurnalistik, dan kode etik penyiaran,”katanya.

Kusnaeni berharap RRI mampu terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan prinsip akurasi dan keberimbangan dalam penyampaian informasi. Dengan memadukan kreativitas, teknologi, dan tanggung jawab, RRI diharapkan tetap menjadi sumber informasi yang dipercaya masyarakat di era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....