Sinergi Lintas Sektor Berhasil Tekan Karhutla di Sanggau
- 05 Sep 2026 20:44 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Pemantauan dan verifikasi faktual di lapangan menunjukkan aktivitas titik panas di Kabupaten Sanggau dan Sekadau saat ini berada pada tren yang lebih terkendali. Kondisi ini dicapai melalui penanganan intensif Satgas Karhutla bersama dukungan instansi tingkat provinsi dan pusat.
Hal tersebut disampaikan Dandim Sanggau, Letkol Inf. Nurrachman Gindha Dradhizya, Sabtu 5 September 2026. Menurutnya, aktivitas titik panas di Sanggau dan Sekadau terbilang cukup tinggi, dengan temuan harian mencapai belasan hingga puluhan titik.
"Pada kondisi awal, aktivitas hotspot di wilayah Sanggau dan Sekadau terbilang cukup tinggi, dengan temuan harian berkisar belasan hingga puluhan titik. Setelah diverifikasi di lapangan, sebagian titik tersebut terkonfirmasi sebagai firespot yang membutuhkan penanganan cepat," jelas dia.
Dikatakan, penurunan titik api ini merupakan hasil kerja sama lintas instansi di daerah, mulai dari TNI, Polri, Pemerintah Daerah, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga para relawan. Langkah operasional di lapangan juga didukung oleh Korem, Kodam, Mabes TNI, BPBD Provinsi, dan BNPB Pusat melalui penyediaan personel serta pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
"Perkembangan ini tentunya tidak terlepas dari kerja keras dan sinergi seluruh unsur, baik TNI, Pemda, BPBD, Manggala Agni, Polri, MPA, hingga relawan. Kami juga didukung penuh Korem, Kodam, pimpinan TNI, BPBD Provinsi, hingga BNPB Pusat berupa personel, sarana prasarana, anggaran, serta modifikasi cuaca," ujarnya.
Dandim mengingatkan seluruh elemen masyarakat serta petugas lapangan agar tidak mengendurkan kesiapsiagaan. Langkah antisipasi perlu terus dilakukan secara konsisten mengingat musim kemarau saat ini masih berlangsung di wilayah Sanggau dan Sekadau.
"Musim kemarau masih berlangsung dan potensi Karhutla tetap ada. Untuk itu, kami mengimbau seluruh masyarakat agar menghentikan pembakaran lahan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta bersama-sama menjaga lingkungan," jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....