Pendidikan Kejuruan Jadi Strategi Siapkan Generasi Siap Kerja

  • 22 Sep 2026 15:31 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau – Pendidikan kejuruan menjadi salah satu strategi penting dalam mempersiapkan generasi muda agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui pembelajaran berbasis keterampilan, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman praktik yang dapat menjadi bekal memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Kepala SMK Negeri 1 Entikong, Adi Ahmadi, menyampaikan bahwa pendidikan kejuruan memiliki peran penting dalam membentuk lulusan yang kompeten, terampil, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, proses pendidikan di SMK perlu terus diarahkan pada penguatan kompetensi peserta didik melalui pembelajaran praktik serta keterkaitan yang lebih erat dengan dunia usaha dan dunia industri.

“Strategi mempersiapkan generasi siap kerja harus dimulai dari penguatan kompetensi, keterampilan praktik, serta pembentukan karakter peserta didik sejak berada di bangku sekolah,” kata Adi Ahmadi dalam dialog RRI Sanggau Menyapa, Selasa 22 September 2026.

Ia menjelaskan, pendidikan kejuruan tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis, tetapi juga perlu membangun sikap disiplin, tanggung jawab, komunikasi, kerja sama, dan kemampuan beradaptasi. Kompetensi tersebut dinilai penting karena dunia kerja terus mengalami perubahan seiring perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

“Lulusan SMK harus memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, sekaligus memiliki karakter, kedisiplinan, dan kemampuan beradaptasi agar mampu menghadapi perubahan,” ungkapnya.

Adi menambahkan, kolaborasi antara sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapan kerja peserta didik. Kerja sama tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan praktik kerja lapangan, penyelarasan kurikulum, penguatan kompetensi guru, hingga pengenalan lingkungan kerja secara langsung kepada siswa.

Ia berharap penguatan pendidikan kejuruan dapat terus dilakukan melalui peningkatan sarana praktik, kompetensi tenaga pendidik, serta perluasan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri. Dengan langkah tersebut, lulusan SMK diharapkan memiliki keterampilan dan karakter yang mampu menjadi modal untuk memasuki dunia kerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....