Antrean SPBU Mengular, DPRD Sanggau Minta Distribusi Dibenahi

  • 16 Sep 2026 20:13 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Antrean panjang pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali terjadi di sejumlah SPBU Kabupaten Sanggau. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sanggau, Yeremias Marselinus, menduga kondisi tersebut berkaitan dengan dugaan permainan dalam distribusi BBM.

“Saya kira hari ini memang dilema bagi kita melihat seluruh SPBU yang ada di Kabupaten Sanggau ini, antreannya cukup panjang. Seperti saya katakan ini apakah ada permainan antara SPBU dengan para pemain, dan sehingga harga juga tidak stabil,” ujar Yeremias Marselinus di Sanggau pada Rabu, 16 September 2026.

Ia menjelaskan, selain itu harga solar di tingkat pengecer kini mencapai Rp20.000 per liter. Harga tersebut jauh di atas harga resmi yang disebutnya sebesar Rp6.800 per liter.

“Saya berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) supaya bisa menindak tegas SPBU yang bermain. Yang bermain dengan para nasabah atau oknum-oknum yang saya kira supaya nantinya tidak antrean, tidak ada lagi mobil yang boleh nginap di SPBU,” ungkapnya.

Yeremias mendorong APH memeriksa SPBU yang diduga melakukan penyimpangan dalam penyaluran BBM. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pasokan diterima masyarakat sesuai ketentuan.

“Dan kami dari Komisi III menegaskan supaya pihak APH juga ikut melihat, memonitor. Baik Kapolres, para Kapolsek yang ada di wilayah SPBU itu untuk bisa tidak ada lagi namanya kendaraan yang bisa menginap di SPBU,” tegasnya.

Ia berharap, pemeriksaan di lapangan dapat mengungkap penyebab kelangkaan BBM dan tingginya harga solar eceran. Penanganan distribusi dinilai penting agar kebutuhan BBM masyarakat dapat terpenuhi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....