Pemulihan Pascakarhutla Sanggau Fokus pada Kesehatan, Lingkungan, dan Ekonomi

  • 30 Sep 2026 13:12 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Ribuan kasus gangguan pernapasan dan ribuan titik api menjadi catatan penting penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sanggau sepanjang Agustus-September 2026. Memasuki masa transisi darurat ke pemulihan, pemerintah daerah mulai memfokuskan langkah pada pemulihan kesehatan masyarakat, lingkungan, dan ekonomi.

Penelaah Teknis Kebijakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sanggau, Apriati, mengatakan pemulihan kesehatan menjadi salah satu prioritas dalam masa transisi tersebut. Data yang dihimpun menunjukkan terdapat 1.141 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan 48 kasus pneumonia selama Agustus hingga September 2026.

“Fokus pemulihan pada masa transisi ini mencakup kesehatan masyarakat, lingkungan, dan pemulihan ekonomi," kata Apriati dalam Obrolan Kentongan RRI Sanggau, Selasa 29 September 2026.

Ia menyampaikan, selain kesehatan upaya pemulihan juga diarahkan pada kondisi lingkungan yang terdampak karhutla. Salah satu langkah yang disiapkan yakni pembuatan embung air dan sekat basah di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi kebakaran.

Apriati menjelaskan pembangunan sarana tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan air sekaligus mengurangi risiko meluasnya kebakaran di kawasan rawan. Upaya itu menjadi bagian dari langkah pencegahan agar kejadian karhutla tidak kembali meluas pada periode berikutnya.

Menurutnya pemulihan ekonomi masyarakat juga menjadi perhatian selama masa transisi dari kondisi darurat menuju pemulihan. Pemerintah bersama pihak terkait akan melihat dampak karhutla terhadap aktivitas dan sumber penghidupan masyarakat yang terdampak untuk menentukan langkah pemulihan.

"Tahun ini terbanyak titik api yang terjadi diwilayah kabupaten sanggau yang tersebar di 15 kecamatan wilayah kabupaten sanggau," ujarnya.

Apriati menegaskan memasuki masa pemulihan, penanganan karhutla tidak lagi hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga pada pemulihan dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat dan lingkungan. Langkah pemulihan kesehatan, rehabilitasi lingkungan, serta penguatan kembali aktivitas ekonomi masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan kondisi pascakarhutla dapat kembali pulih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....