Memetik Hikmah di Balik Setiap Musibah
- 18 Sep 2026 11:23 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Musibah yang terjadi dalam kehidupan manusia dapat menjadi pengingat untuk melakukan introspeksi diri dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Dalam ajaran Islam, setiap ujian kehidupan dapat menjadi kesempatan untuk meningkatkan keimanan, melatih kesabaran, dan mengambil pelajaran berharga dari berbagai keadaan yang dihadapi.
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Mukok, Ridwani, dalam Obrolan program Mutiara Pagi Islam di RRI Sanggau, Jumat 18 September 2026 mengatakan musibah tidak hanya perlu dipandang sebagai kesulitan, tetapi juga sebagai momentum untuk melakukan muhasabah dan memperbaiki diri. Menurutnya, manusia perlu menghadapi setiap ujian dengan kesabaran, keikhlasan, serta keyakinan bahwa terdapat pelajaran yang dapat diambil dari setiap peristiwa.
| Baca juga: Cara Bersyukur di tengah Ujian |
“Musibah dapat menjadi sarana bagi kita untuk bermuhasabah, meningkatkan keimanan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ungkap Ridwani.
Ia menjelaskan, musibah dapat mengingatkan manusia bahwa kehidupan tidak selalu berjalan sesuai dengan harapan dan keinginan. Kondisi tersebut mendorong umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui doa, ibadah, dan usaha memperbaiki perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, kesabaran menjadi salah satu sikap penting dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan, karena manusia perlu mengendalikan diri dan tidak mudah berputus asa ketika menghadapi kesulitan. Dengan kesabaran yang disertai ikhtiar dan tawakal, seseorang diharapkan mampu menjalani cobaan secara lebih bijaksana serta tetap menjaga kepercayaan kepada Allah SWT.
Ia menambahkan, setiap musibah juga dapat mengajarkan manusia untuk lebih bersyukur atas nikmat yang selama ini diterima dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Pengalaman menghadapi kesulitan diharapkan tidak hanya menjadi pelajaran pribadi, tetapi juga mendorong seseorang untuk membantu orang lain yang mengalami kondisi serupa.
“Setiap ujian hendaknya menjadi pelajaran agar kita dapat memperbaiki diri, meningkatkan rasa syukur, dan lebih peduli kepada sesama,” katanya.
Ridwani berharap masyarakat menjadikan setiap musibah sebagai kesempatan untuk mengevaluasi diri dan memperkuat nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengambil hikmah dari setiap peristiwa, umat Islam diharapkan mampu menghadapi ujian dengan kesabaran, memperbaiki akhlak, serta membangun kepedulian sosial yang lebih kuat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....