Menjaga Adab Islam untuk Keselamatan dan Keharmonisan Kehidupan

  • 14 Sep 2026 15:30 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Islam mengajarkan adab sebagai bagian penting dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Adab tidak hanya berkaitan dengan sopan santun dalam berbicara dan berperilaku, tetapi juga menjadi pedoman untuk menjaga keselamatan diri, menghormati hak orang lain, serta menciptakan kehidupan yang aman dan harmonis.

Guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sanggau, Wiharto mengatakan, seorang Muslim perlu memahami bahwa setiap tindakan dalam kehidupan memiliki dampak, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan di sekitarnya. Karena itu, menjaga adab harus dilakukan dalam berbagai keadaan, termasuk ketika berada di rumah, sekolah, tempat kerja, lingkungan masyarakat, maupun saat melakukan perjalanan.

"Adab dalam Islam bukan hanya tentang bagaimana kita bersikap sopan, tetapi juga bagaimana kita menjaga diri, menjaga orang lain, dan tidak melakukan sesuatu yang dapat membahayakan kehidupan," ungkap Wiharto dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Senin 14 September 2026.

Ia menjelaskan, menjaga keselamatan merupakan salah satu bentuk tanggung jawab seorang Muslim. Dalam kehidupan sehari-hari, hal tersebut dapat diwujudkan dengan mematuhi aturan, berhati-hati dalam bertindak, menjaga ucapan, menghindari tindakan yang membahayakan, serta mempertimbangkan dampak dari setiap keputusan yang diambil.

Menurut Wiharto, adab juga harus diterapkan ketika seseorang menggunakan fasilitas umum dan berinteraksi dengan masyarakat. Tidak menyerobot antrean, tidak membuang sampah sembarangan, tidak membuat keributan, menghormati orang yang lebih tua, menyayangi yang lebih muda, serta memberikan ruang dan perhatian kepada orang lain merupakan contoh sederhana adab yang dapat menciptakan lingkungan yang nyaman.

"Ketika seseorang mengabaikan adab dan aturan, risikonya bisa sangat besar, bukan hanya menimbulkan ketidaknyamanan atau konflik, tetapi juga dapat mengancam keselamatan diri sendiri dan orang lain," jelasnya.

Lebih lanjut, Wiharto mengatakan, kebiasaan menjaga adab akan membentuk karakter seseorang. Orang yang terbiasa menghormati orang lain, menjaga perkataan, bertanggung jawab, disiplin, dan mampu mengendalikan diri akan lebih mudah membangun hubungan yang baik di tengah masyarakat, dan sebaliknya, perilaku tanpa adab dapat menimbulkan perselisihan, hilangnya kepercayaan, bahkan merusak hubungan sosial.

"Menjaga adab berarti menjaga kehidupan, mulai dari hal sederhana, menjaga lisan, menghormati sesama, menaati aturan, menjaga kebersihan, berhati-hati dalam bertindak, dan tidak merugikan orang lain," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....