Komunikasi Aktif Dinilai Penting untuk Menjaga Iman Keluarga di Era Digital

  • 13 Sep 2026 16:37 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Di tengah derasnya arus informasi digital, keluarga kini menghadapi tantangan baru yang tidak hanya menyangkut penggunaan teknologi, tetapi juga kedekatan emosional antaranggota keluarga. Penyuluh Agama Kristen Kabupaten Sanggau, Pendeta Marjono, menilai komunikasi aktif di dalam keluarga menjadi kunci penting untuk menjaga hubungan sekaligus pertumbuhan iman.

“Rumah adalah tempat utama pembentukan iman, karena dari keluargalah anak pertama kali belajar mengenal Tuhan dan nilai-nilai kehidupan.” kata Pendeta Marjono dalam Obrolan Mutiara Pagi Kristen, Sabtu 12 September 2026.

Ia mengatakan perkembangan media sosial membuat anak-anak memiliki begitu banyak sumber informasi di luar lingkungan keluarga. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian orang tua agar komunikasi dalam keluarga tidak semakin berkurang dan peran orang tua dalam membimbing anak tetap kuat.

Menurut Marjono, keluarga memiliki peran utama dalam pembentukan iman karena rumah merupakan tempat pertama bagi anak untuk mengenal, belajar, dan menghidupi nilai-nilai kekristenan. Karena itu, pendidikan iman tidak cukup hanya diserahkan kepada gereja atau lembaga pendidikan, tetapi harus dimulai dan terus dibangun di dalam keluarga.

Ia menjelaskan pentingnya peran keluarga tersebut sejalan dengan firman Tuhan dalam Kitab Ulangan 6:4-7 yang mengajarkan umat untuk mendengarkan firman Tuhan dan mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anak. Pesan tersebut menunjukkan bahwa pembentukan iman perlu dilakukan secara terus-menerus melalui kehidupan dan komunikasi sehari-hari di dalam rumah.

Marjono menambahkan, tantangan keluarga pada era digital adalah munculnya kondisi ketika anggota keluarga secara fisik berada dalam satu rumah, tetapi secara emosional justru semakin berjauhan. Kesibukan dengan telepon pintar dan media sosial dapat membuat kesempatan untuk berbicara, mendengarkan, dan memahami satu sama lain semakin terbatas.

"Anak-anak saat ini bahkan dapat lebih banyak mendengar dan menerima informasi dari media sosial dibandingkan dari orang tua mereka sendiri," ucapnya.

Karena itu, Marjono berpesan agar setiap keluarga Kristen membangun komunikasi yang aktif di tengah keluarga dengan menyediakan waktu untuk berbicara dan saling mendengarkan. Menurutnya, komunikasi yang baik dapat menjadi sarana untuk memperkuat hubungan keluarga sekaligus menanamkan nilai-nilai iman di tengah tantangan kehidupan digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....