Penyebab Bulan Mei Diklaim Sebagai Bulan Terlama
- 25 Mei 2024 16:36 WIB
- Sampang
KBRN, Sampang: Lini masa media sosial baru-baru ini ramai memperbincangkan mengenai bulan Mei yang dirasa sangat lama dan diklaim menjadi bulan terlama sepanjang tahun 2024. Dalam satu unggahan di akun X atau Twitter bahkan menyebut jika dibulan Mei tidak hanya terasa lama namun juga menghabiskan banyak uang.
Dilansir dari kompas.com, seorang psikolog dari Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Ratna Yunita Setiyani Subardjo menjelaskan, bahwa bulan Mei yang dicap sebagai bulan terlama merupakan persepsi seseorang. Sebab, tidak ada jawaban ilmiah yang bisa menjelaskan mengapa bulan ini terasa lebih lama dibanding bulan lainnya.
Menurut Ratna, bersikap now and here diperlukan agar pandangan terhadap setiap bulan sepanjang tahun normal dan tidak terasa lebih panjang atau cepat. Sikap now and here dimaksudkan untuk menikmati momen saat ini tanpa perlu menengok terlalu lama ke masa lalu hingga sulit melihat masa depan.
Ratna berpesan untuk mencoba menikmati hari-hari sepanjang Mei atau bulan lainnya dengan fokus pada apa yang sedang dikerjakan. Dengan demikian, seseorang lebih bisa menikmati segala sesuatu tanpa sibuk dan terburu-buru memikirkan masa depan maupun menghakimi yang telah terjadi.