Sinom Bhunga Pak Enceng Menjadi Takjil Favorit Ramadhan

  • 26 Feb 2026 10:45 WIB
  •  Sampang
Video

RRI.CO.ID, Bangkalan – Ramadhan selalu menghadirkan cerita kebersamaan. Di Desa Martajasah, Kecamatan Kota Bangkalan, sebuah keluarga sederhana menghadirkan kesegaran alami lewat minuman tradisional Sinom Bhunga Pak Enceng.

Moh Yasir, pemilik usaha, mengenang awal mula perjalanan ini. Dulu ia berjualan mie rujak yang sifatnya musiman. Lalu muncul ide membuat minuman yang bisa diminum setiap hari.

Proses pembuatan dilakukan dengan penuh ketelatenan: kunyit Jawa dibersihkan, digeprek, lalu direbus bersama daun sinom muda dan asam Madura pilihan. Setelah direbus setengah jam, minuman disaring, didinginkan, dan dikemas dalam botol. Sekali produksi bisa menghasilkan sekitar 60 botol.

Namun saat Ramadhan, permintaan melonjak tajam. Menurut Yasir, Sinom Pak Enceng pun menjadi pilihan takjil, teman berbuka, bahkan minuman dalam acara hatam Quran.

“Pesanan bisa mencapai 200 botol sehari, datang dari kantor, instansi, hingga masjid dan musala serta masyarakat sekitar,” ucapnya. Kamis, 26 Februari 2026.

Yang membuat usaha ini istimewa, seluruh proses masih ditangani keluarga. Anak dan istri ikut membantu produksi hingga distribusi. Yasir berharap ke depan usaha ini bisa lebih besar, memiliki karyawan, dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Ahmad Badri, salah satu pembeli, mengaku senang dengan cita rasa segar Sinom Pak Enceng. “Rasanya khas, segar, dan cocok sekali diminum saat berbuka. Selain itu, harganya terjangkau sehingga bisa dinikmati semua kalangan,” tuturnya.

Dengan dukungan keluarga dan kepercayaan konsumen, Sinom Pak Enceng terus tumbuh menjadi bagian dari tradisi Ramadhan di Bangkalan.

Rekomendasi Berita