Jamaah Suluk di Dayah Darul Wa’di Sabang Meningkat Setiap Tahunnya

  • 11 Mar 2026 07:10 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Jumlah jamaah yang mengikuti ibadah suluk di Dayah Istiqamatuddin Darul Wa'di Kota Sabang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, khususnya pada bulan Ramadan. Ibadah ini menjadi salah satu jalan bagi masyarakat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ketua Umum Dayah Darul Wa’di Batee Shok, Syaiful Sabri mengatakan, kegiatan suluk di dayah tersebut mulai dilaksanakan sejak tahun 2013. Sebelumnya dayah yang berdiri pada tahun 2010 hanya menggelar kegiatan tawajuh secara mingguan.

“Ibadah suluk ini mulai kita laksanakan sejak tahun 2013. Sebelumnya kegiatan di dayah diawali dengan tawajuh mingguan hingga kemudian berkembang menjadi suluk,” ujarnya, Rabu 11 Maret 2026.

Ia menjelaskan, Dayah Darul Wa’di menjadi dayah pertama sekaligus satu-satunya di Kota Sabang yang membuka kegiatan suluk bagi masyarakat. Karena itu, jamaah yang mengikuti suluk tidak hanya berasal dari Sabang tetapi juga dari luar daerah.

Menurutnya, minat masyarakat untuk mengikuti suluk terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini terlihat dari jumlah jamaah yang mendaftar setiap Ramadan.

“Tahun ini jumlah jamaah yang sudah mendaftar sekitar 55 orang, terdiri dari 40 perempuan dan 15 laki-laki, dengan usia 17 sampai 70 tahun. Selain dari Sabang, ada juga beberapa jamaah yang datang dari luar daerah,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan suluk bertujuan untuk membersihkan hati dan jiwa agar jamaah dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah. Melalui bimbingan mursyid, jamaah menjalani berbagai amalan seperti zikir dan tawajuh selama mengikuti suluk.

Rekomendasi Berita