Apakah Orang NPD Menyadari Gangguan Kepribadiannya ?
- 13 Sep 2025 21:02 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: NPD (Narcissistic Personality Disorder) merupakan gangguan kepribadian pada seseorang, yang di tandai dengan rasa percaya diri yang tinggi, sombong, angkuh, dan kurangnya rasa empati kepada orang lain. Orang dengan NPD akan berekspetasi dengan pujian dan sanjungan dan tampak dengan percaya diri yang berlebihan.
Namun ada pertanyaan, apakah orang dengan gangguan NPD ini sadar bahwa dirinya memiliki gangguan kepribadian tersebut ? Nah, sebagian besar orang NPD tidak menyadari dirinya termasuk ke dalam gangguan kepribadian.
Menurut seorang psikolog Julia Elvina Ritonga, S.Psi selaku pengajar di salah satu Perguruan Tinggi di Kota Sabang, orang dengan gangguan NPD menganggap dirinya lebih pintar, sering mengambil keuntungan dari orang lain dengan alasan yang egois. “ Biasanya orang dengan NPD susah membalas kebaikan dan perhatian dari orang lain yang pernah ia terima, dan karakter NPD juga amat sangat susah untuk berempati terhadap orang lain”, ujar Julia kepada RRI, Kamis (11/9/2025).
Julia juga menyebutkan, orang dengan gangguan NPD tidak menyadari bahwa dirinya memiliki gangguan tersebut, karena menurut mereka apa yang mereka perbuat atau lakukan adalah hal yang wajar. Hal ini juga disebabkan karena mereka cenderung tidak menerima bila di kritik, dan merasa masalah datang dari orang lain bukan darinya.
“Orang NPD ini merasa dirinya sangat istimewa, merasa dibutuhkan dan sangat penting, menganggap dirinya paling bisa dalam banyak hal dari pada yang lain, merasa apa yang dilakukan selalu benar, merasa sangat penting untuk lingkungan sekitarnya”, tambahnya.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi orang NPD menyadari kondisinya memiliki gangguan kepribadian tersebut adalah:
· Adanya dukungan dari lingkungan, seperti orang terdekat memberikan bantuan yang tepat untuk menyadarkan si penderita gangguan tersebut.
· Tingkat keparahan NPD, pada tingkat keparahan yang rendah, si penderita tahu bahwa dirinya memiliki NPD tapi sulit untuk mengakuinya.
· Situasi atau pengalaman hidup, situasi yang mengguncang seperti ditinggal pacar atau gagal dalam karir akan menjadi patokan bahwa perilakunya itu sangat merugikan.
Penderita gangguan kepribadian NPD terkadang sulit untuk menyadarinya. Banyak diantara mereka merasa nyaman dalam mempertahankan citra diri yang paling sempurna, dibandingkan menerima kritikan dan kelemahan, sehingga mereka menolak untuk berobat atau SaAterapi psikologis.