Fenomena Ghosting, Komunikasi Terputus Produktivitas Terhenti
- 09 Sep 2025 17:28 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang : Menggantung atau ghosting adalah istilah untuk menggambarkan pemutusan komunikasi sepenuhnya kepada teman, tanpa memberitahukan alasan di balik sikap tersebut. Sikap ini juga dapat berwujud pengabaian segala upaya komunikasi yang dilakukan oleh pihak yang digantung.
Salyatul Maulid, Kadiv PPK Korwil PII Wati Aceh dalam program Talk & Trends Pro 2 RRI Banda Aceh mengatakan Pemutusan komunikasi membuat ketidakjelasan alasan di balik sikap tersebut dapat membuat permasalahan dalam hubungan antar pribadi atau rekan kerja. “Ghosting itu dimana seseorang memutus komunikasi dengan kita tanpa penjelasan tertentu, menghilang tanpa kabar terlebih dalam sebuah organisasi hal ini kerap terjadi,” ujarnya Sabtu (7/9/2025).
Ghosting ini bisa terjadi dengan disadari ataupun tidak. “Suatu rencana yang sudah diketahui jadwalnya, namun saat harinya tiba tidak ada kabar sama sekali, salah satu contoh ghosting yang disadari. Sebaliknya jika yang tak disadari adanya konflik yang sudah berlarut-larut dalam sebuah komunikasi tanpa ada penyelesaian,” tambahnya.
Fenomena ini dapat menimbulkan dampak serius dalam organisasi diantaranya, menghambat alur kerja/berkegiatan, menurunkan kepercayaan antar anggota tim, meningkatkan konflik dan kesalahpahaman, mengurangi motivasi dan keterlibatan antar rekan, menciptakan budaya kerja negatif dan mempengaruhi produktivitas dan kinerja organisasi
Hal ini tidak baik dibiarkan berkepanjangan karena ghosting dalam komunikasi tak hanya masalah pribadi, tetapi juga bisa mengganggu produktivitas, menurunkan kepercayaan, dan merusak budaya kerja. Sebuah organisasi perlu membangun budaya komunikasi terbuka dan bertanggung jawab.