Perbakin Sabang Tunggu Instruksi Dinas Soal Pembasmian Anjing Liar
- 14 Mar 2026 15:22 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Keluhan masyarakat terkait maraknya anjing liar yang meresahkan di Kota Sabang mendapat perhatian dari Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) setempat. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Perbakin Kota Sabang Muhammad Rizal menjelaskan, pihaknya tidak dapat bertindak secara mandiri tanpa koordinasi dengan dinas terkait.
Muhammad Rizal yang juga menjabat sebagai Ketua Sabang Shooting Club menyampaikan bahwa Perbakin memahami keresahan masyarakat. Namun, dalam pelaksanaan kegiatan pembasmian hewan liar, organisasi tersebut harus mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku.
"Perbakin tidak bisa langsung menindaklanjuti laporan masyarakat tanpa adanya surat resmi atau instruksi dari instansi pemerintah terkait. Hal ini karena kegiatan tersebut berkaitan dengan mekanisme koordinasi serta pembiayaan operasional yang harus diatur oleh dinas," terang Rizal, Sabtu, 14 Maret 2026.
Rizal menambahkan bahwa salah satu kendala yang dihadapi saat ini adalah persoalan penganggaran dari dinas terkait. Keterbatasan anggaran membuat program pemberantasan hewan liar belum dapat segera dilaksanakan meskipun keluhan masyarakat terus disampaikan.
"Meskipun ada surat dari pihak desa yang ditujukan kepada Perbakin, secara aturan kami tetap tidak bisa langsung bertindak. Pasalnya, kegiatan pembasmian tidak hanya sekadar penindakan, tetapi juga melibatkan sejumlah tahapan teknis serta pembiayaan," kata Rizal.
Beberapa kebutuhan operasional yang dimaksud antara lain biaya pengangkutan hewan yang telah dibasmi, transportasi bagi anggota yang terlibat dalam kegiatan, serta berbagai ketentuan teknis lainnya yang harus dipenuhi dalam pelaksanaan program tersebut.
Selama ini, kata Rizal, kegiatan pembasmian hama dilakukan melalui kerja sama dengan dinas terkait. Program tersebut biasanya diusulkan oleh dinas dan di dalamnya telah disertakan anggaran operasional yang dapat digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan. Ia pun menegaskan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu instruksi resmi dari dinas terkait sebelum melakukan tindakan lebih lanjut.