Anjing Liar Mulai Meresahkan Warga Sabang

  • 03 Mar 2026 23:17 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Teror anjing liar di Kota Sabang dilaporkan semakin meresahkan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Selain merusak dan mengacak-acak tong sampah di sejumlah titik, keberadaan anjing liar juga dinilai membahayakan keselamatan warga yang melintas, terutama pada malam hari.

Kondisi ini dikeluhkan warga karena dinilai belum mendapat penanganan serius dari pihak terkait. Sejumlah lokasi yang disebut rawan anjing liar di antaranya kawasan tanjakan semen Balohan, Cot Abeuk, Kuta Ateuh, Jalan Perdagangan, hingga Ie Meulee.

Di titik-titik tersebut, warga mendapati banyak tong sampah berserakan di badan jalan akibat diobrak-abrik kawanan anjing saat malam hingga dini hari. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kebersihan, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap dan merusak pemandangan kota.

Adi, salah seorang warga Kota Sabang, mengaku kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan semakin meresahkan. Ia mengatakan, hampir setiap malam terdengar suara anjing menggonggong dan berkelahi di sekitar permukiman warga.

“Kadang kami yang melintas ini dikejar, terutama kalau naik motor malam hari. Cukup membuat takut. Kami berharap ada tindakan nyata supaya warga merasa aman,” ujar Adi, Selasa, 3 Maret 2026.

Menurut Adi, selain membahayakan keselamatan, tong sampah yang berserakan juga membuat lingkungan menjadi kotor dan kumuh. Ia berharap pemerintah segera turun tangan untuk melakukan penertiban dan pengendalian populasi anjing liar.

"Minggu lalu di Grup Facebook Book Aneuk Sabang, juga ada yang posting mobil mereka dikejar anjing di daerah Cot Abeuk. Untung mereka naik mobil, kalau naik motor gak tau bilang kita," ujarnya lagi.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kota Sabang mengenai langkah penanganan yang akan dilakukan.

Rekomendasi Berita