Ramadan, Momentum Emas Pengasuhan dalam Keluarga

  • 13 Feb 2026 22:39 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Bulan Ramadan tidak hanya menahan rasa lapar dan dahaga saja, melainkan tentang memperbaiki diri dan keluarga. Dengan kesibukan orang tua sehari-hari sering menyita waktu kebersamaan, dan Ramadan hadir untuk membangun kembali kedekatan, memperbaiki serta menanamkan nilai kehidupan yang lebih bermakna.

Konselor Puspaga Kota Banda Aceh Lisdayani, M.Psi.,Psikolog mengatakan, banyak orang tua memanfaatkan kesempatan dalam bulan Ramadan dalam pengasuhan anak salah satunya adalah meminimalisirkan waktu diluar dengan memaksimalkan waktu didalam rumah, berkumpul bersama keluarga. “Dengan berkumpulnya anggota keluarga ada komunikasi yang efektif, ada kesepakatan sesama anggota keluarga, adanya kedekatan, kelekatan orang tua bersama anak, jadi bagi anak yang merasa tidak dihadirkan, akan senang karena keluarga memperhatikannya, disinilah makna dari bulan Ramadan dalam mengasuh asuh anak”, ujarnya dalam perbincangan bersama RRI, Senin 9 Februari 2026.

Dalam agama Islam, orang tua adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya, di bulan Ramadan inilah waktu terbaik untuk pembelajaran keteladanan. Ketika anak melihat orang tuanya sabar walaupun capek dan ucapan lemah lembut meski sedang berpuasa, jujur, hal ini akan tertanam kuat pada anak.

Lebih lanjut Lisdayani mengatakan, bulan Ramadan ini bukan sekedar menyuruh anak untuk beribadah, tetapi melibatkan mereka dan membuat kedekatan bersama orang tua seperti, mengajak anak untuk menyiapkan hidangan sahur dan berbuka, membuat jadwal beribadah bersama dan memberikan apresiasi untk anak yang baru belajar berpuasa.

Kesibukan orang tua sehari-hari sering menyita waktu kebersamaan bersama anak, bulan Ramadan hadir sebagai momen emas seperti sahr dan berbuka bersama dapat mempererat hubungan antar keluarga secara emosional. Pada waktu berbuka puasa menjadi ruang obrolan atau mendengarkan cerita anak, memberikan nasihat serta menumbuhkan rasa nyaman dan aman, kedekatan emosional ini adalah dasar yang penting dalam pengasuhan dalam keluarga.

Ramadan juga identik dengan kepedulian sesama dengan cara bersedekahdan zakat. Orang tua dapat mengajak anak untuk berbagi dengan menyisihkan uang jajan mereka untuk bersedekah dan berbagi makan dengan tetangga atau mereka yang membutuhkan, dari hal inilah mereka akan belajar bahwa kebahagiaan bukan hanya menerima saja tetapi indah dengan berbagi atau memberi.

Bulan Ramadan membuka kesempatan yang sangat berharga dalam meningkatkan pola pengasuhan hubungan keluarga. Orang tua mendapatkan kesempatan emas dalam menanamkan nilai empati, jujur, sabar dan disiplin, dan akan melahirkan generasi yang memiliki akhlak yang mulia.

Rekomendasi Berita