BUMG Sabang Merauke Kembangkan Jagung dan Program Bergizi

  • 26 Feb 2026 18:11 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) terus mengembangkan program ketahanan pangan berbasis masyarakat di tahun 2026. Direktur BUMG Sabang Merauke, Hendra Novizar, mengatakan fokus utama program tahun ini diarahkan pada budidaya tanaman jagung sebagai komoditas unggulan yang dinilai memiliki prospek pasar yang baik.

Menurut Hendra, selain pengembangan jagung, program yang telah berjalan sejak 2025 tetap dilanjutkan pada tahun ini. Di antaranya budidaya cabai, pengembangan bebek entok, serta program tanaman bergizi melalui pola tanam tumpang sari yang memanfaatkan berbagai jenis sayuran.

"Tanaman tumpang sari yang dikembangkan meliputi timun manis, melon, kangkung, bayam, serta percobaan budidaya bunga kol. Saat ini, seluruh tanaman ini masih dalam tahap perawatan dan menunggu masa panen yang kita perkirakan akan berlangsung sekitar bulan depan," terang Hendra, Kamis 26 Febuari 2026.

Hendra menambahkan, hasil panen nantinya akan dipasarkan dengan harga terjangkau agar dapat dinikmati masyarakat, khususnya kalangan kurang mampu. Hal tersebut menjadi salah satu tujuan utama program, yakni meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan bergizi dengan harga yang lebih ramah.

"Untuk pengembangan jagung, tahap awal kita lakukan di lingkungan Mulia. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada peluang kerja sama dengan dapur gizi MBG, sehingga hasil panen jagung nantinya dapat disalurkan sebagai bahan pangan penunjang program gizi masyarakat," kata Hendra.

Ia juga menjelaskan bahwa lahan yang digunakan merupakan lahan milik masyarakat dengan sistem pinjam pakai tanpa biaya sewa. Warga setempat memberikan izin pemanfaatan lahan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan yang dikelola BUMG.

Adapun target pengembangan lahan jagung pada tahun 2026 mencapai satu hektare. Namun, untuk tahap awal BUMG memulai uji coba dengan sekitar 10 ribu batang pohon jagung dengan varietas tiga tongkol per batang. Hendra memastikan pihaknya terus melakukan perawatan intensif serta berkoordinasi dengan dinas pertanian kabupaten/kota guna memastikan keberhasilan program tersebut.

Rekomendasi Berita