Keju Tradisional dari Susu Kerbau Khas Batak

  • 06 Jan 2025 12:30 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN Pekanbaru : Dali ni Horbo atau dikenal dengan nama Bagot ni horbo dalam bahasa Batak Toba adalah air susu kerbau yang diolah secara tradisional dan merupakan makanan khas Batak Toba dari daerah Tapanuli.

Nama "Dali ni Horbo" berasal dari bahasa Batak, di mana "dali" berarti susu dan "horbo" berarti kerbau. Jadi, secara harfiah, Dali ni Horbo berarti "susu kerbau". Keju ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Batak sejak zaman dahulu, dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Marhum Panjaitan salah satu pembuat dali ni horbo di Tarutung mengatakan pembuatan Dali ni Horbo melibatkan proses yang cukup sederhana namun membutuhkan ketelatenan. Dimana susu kerbau segar dipanaskan hingga mendidih terlebih dahulu, kemudian ditambahkan getah atau daun pepaya sebagai bahan penggumpal alami. Setelah itu, campuran tersebut diaduk terus-menerus hingga terpisah menjadi dadih dan whey. Dadih yang terbentuk kemudian dicetak dan diperas untuk menghilangkan kelebihan air.

"Pemerahan kerbau untuk mengambil susunya, biasanya kami lakukan sekitar jam 6 pagi hari. Hal ini dimaksudkan agar anak kerbau tidak terganggu dari kebiasaan menyusui. Banyaknya susu yang dapat diperah dari seekor induk kerbau rata-rata 2 liter perhari. Sebenarnya kalau dioptimalkan bisa 3 hingga 4 liter perhari, tetapi pertimbangan untuk kebutuhan anak kerbau kita hanya perah sekitar 2 liter perharinya dari setiap induk kerbau," kata Marhum, Senin (6/1/2025).

Marhum juga menambahkan sebelum susu kerbau diperah, terlebih dahulu puting susu dibersihkan dengan air hangat, hal ini dimaksudkan untuk menjaga kebersihan susu, serta merangsang puting susu.

Dali ni Horbo memiliki cita rasa yang khas, sedikit gurih dan sedikit asam. Teksturnya lembut dan sedikit kenyal, mirip dengan keju mozzarella. Keju ini biasanya dikonsumsi langsung atau dijadikan bahan tambahan untuk berbagai masakan, seperti nasi goreng, mie goreng, atau sebagai pelengkap sayur.

Selain lezat, Dali ni Horbo juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Kandungan protein yang tinggi membuatnya menjadi sumber protein yang baik untuk tubuh. Selain itu, keju ini juga kaya akan kalsium, fosfor, dan vitamin B12, yang penting untuk kesehatan tulang dan sistem saraf.

"Sayangnya, keberadaan Dali ni Horbo saat ini mulai langka. Tidak banyak lagi orang yang membuatnya. Perubahan gaya hidup dan masuknya produk olahan susu modern membuat minat masyarakat terhadap keju tradisional ini semakin menurun. Selain itu, jumlah kerbau perah juga semakin berkurang," tuturnya.

Dali ni Horbo bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga representasi dari kekayaan budaya dan tradisi masyarakat Batak. Mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan warisan kuliner yang berharga ini.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....