Tes STIFIn untuk mengetahui kecerdasan anak

  • 17 Agt 2025 11:47 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Bengkalis: Seiring perkembangan ilmu dan teknologi saat ini, ada cara yang mudah, akurat, dan aplikatif untuk memastikan minat dan bakat anak sejak dini yaitu menggunakan tes STIFIn atau tes sidik jari. Tes ini merupakan salah satu tes biometrik sehingga hasil tes STIFIn bersifat genetik, tidak akan pernah berubah seumur hidup.

Menurut STIFIn Family salah satu layanan tes sidik jari terpercaya di Indonesia, tes ini dapat mengidentifikasi tipe kepribadian seseorang dengan validitas (Paper & Pencil) dan reliabilitas (Fingerprint) yang tinggi yaitu mencapai 95%.

STIFIn merupakan tes sidik jari yang digunakan untuk menentukan belahan otak dominan (mesin kecerdasan) dan lapisan otak dominan (kemudi kecerdasan) mana yang paling sering digunakan seseorang secara berulang sehingga menentukan salah satu tipe kepribadian STIFIn.

Menurut Crimson Publishers, konsep STIFIn pertama kali dikembangkan oleh Farid Poniman pada tahun 1999. STIFIn merupakan singkatan dari 5 mesin kecerdasan yang dikenalkan oleh Farid, yaitu Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling, dan Insting.

Masing-masing mesin kecerdasan pada manusia dikemudikan oleh dua lapisan otak dominan yaitu introvert (i) dan extrovert (e), terkecuali Insting yang dikemudikan dengan spontan. Kedua lapisan ini menentukan bagaimana seseorang memproses informasi, membuat keputusan, dan berinteraksi dengan dunia sekitar.

Dalam konsep STIFIn, kombinasi mesin kecerdasan (S,T,I,F,In) dengan kemudi kecerdasan introvert (i) dan extrovert (e) disebut Tipe Kepribadian STIFIn yang terdiri dari :

  1. Sensing introvert (Si),
  2. Sensing extrovert (Se),
  3. Thinking introvert (Ti),
  4. Thinking extrovert (Te),
  5. Intuiting introvert (Ii),
  6. Intuiting extrovert (Ie),
  7. Feeling introvert (Fi) ,
  8. Feeling extrovert (Fe),
  9. Insting (In).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....