Pemkot Bekasi Apresiasi Kehadiran Pelayanan Paspor Simpatik
- 11 Agt 2024 20:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Bekasi: Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memberikan apresiasi atas hadirnya pelayanan Paspor Simpatik yang digelar Kantor Imigrasi Bekasi. Sebab, adanya layanan tersebut masyarakat Kota Bekasi dimudahkan dalam mendapatkan pelayanan keimigrasian.
Sekadar diketahui, layanan Paspor Simpatik digelar di Summarecon Mall Bekasi, Minggu (11/8/2024). Sejumlah layanan keimigrasian bisa didapat, salah satunya permohonan pembuatan paspor dan perpanjang izin tinggal bagi warga asing.
Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhammad mengatakan, layanan Paspor Simpatik dinilai sangat positif. Baginya hal itu merupakan salah satu inovasi luar biasa dari pihak Imigrasi.
"Saya kira ini sebuah terobosan terbaru untuk memberikan pelayanan yang cepat dan efisien. Terlebih lagi ini dilakukan di Mall sebagai pusat keramaian dan waktunya pun pada hari libur," kata Gani saat memberikan sambutan dalam pembukaan layanan Paspor Simpatik, Minggu (11/8/2024).
Ia menambahkan, begitu susahnya masyarakat Kota Bekasi memiliki waktu di hari kerja. Sehingga keberadaan layanan Paspor Simpatik membuat dirinya senang.
"Saya sangat senang sekali dengan keberadaan layanan ini. Bagaimanapun ini membantu sekali warga Kota Bekasi," ujarnya.
Sekadar informasi, layanan Paspor Simpatik digelar dalam rangka HUT Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Sekaligus peringatan HUT RI ke-79 yang jatuh 17 Agustus 2024 mendatang.
"Acara ini untuk memeriahkan hari kemerdekaan RI ke 79 dan juga hari jadi Kemenkumham. Kami sengaja pusatkan di titik keramaian masyarakat Bekasi yaitu di Summarecon Mal Bekasi," ucap Direktur Lalu Lintas Keimigrasian, Felucia Sengky Ratna dalam sambutannya mewakili Dirjen Imigrasi Silmy Karim, Minggu (11/8/2024).
Menurutnya, layanan Paspor Simpatik berbeda dengan layanan pembuatan Paspor reguler di Kantor Imigrasi. Jika biasanya masyarakat diharuskan mendaftar melalui M-Paspor dan mesti menunggu, kali ini masyarakat bisa langsung dilayani.
Hal ini berdampak pada animo masyarakat yang cukup tinggi. Tercatat ada 179 orang datang untuk mendapatkan akses pelayanan keimigrasian.
"Kalau reguler biasanya bertahap dan butuh waktu, kali ini tidak langsung bisa dilayani. Inilah yang membuat banyak warga datang membuat paspor atau memperpanjang izin tinggal bagi WNA," kata dia, menambahkan.
Pantauan di lapangan, masyarakat berbondong-bondong untuk mendapatkan layanan keimigrasian. Paling banyak didominasi pengurusan paspor baik baru atau perpanjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....