BPBD Probolinggo Selidiki Penyebab Kebakaran di Kawasan Bromo

  • 24 Jun 2024 07:56 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo masih menyelidiki penyebab kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Tepatnya di area Gunung Batok, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

"Masih dalam tahap adjustment untuk penyebabnya. Penyebabnya Masih belum jelas, kami tak mau berandai-andai," kata Kepala Pelaksana BPBD Probolinggo R Demar Sjarief dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Senin (24/6/2024).

ia berharap, masyarakat tidak membuat aktivitas menimbulkan titik-titik api. Mengingat di TNBTS mengalami musim kering ditambah angin yang kencang sehingga api mudah menjalar.

"Ini harus menjadi perhatian semua pihak, Alhamdulillah sampai kini tidak ada titik api baru. Jadi pada Sabtu sudah dapat dipadamkan untuk apinya, baik yang ada di wilayah Probolinggo dan Pasuruan," ucapnya.

Sementara itu, tim gabungan, Senin (24/6/2024) melakukan patroli untuk memantau kondisi pascakebakaran di kawasan tersebr. Tim gabungan melanjutkan proses pemadaman dan pembasahan menggunakan alat gepyok dan jetshooter.

Diungkapkan, tantangan dalam pemadaman kebakaran adalah medan yang sulit dan terjal. "Itu yang menjadi faktor utama dan peralatan yang masuk ke lokasi terbatas," ucapnya.

Dipastikan, BPBD Kabupaten Probolinggo telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan kebakaran. Kemudian, upaya evakuasi dan perlindungan warga di sekitar lokasi telah dilakukan untuk memastikan keselamatan penduduk setempat.

Dalam peristiwa ini, tidak ada laporan korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Hanya saja, kerugian materil sebanyak 50 hektar lahan terbakar.

Berdasarkan BPBD Kabupaten Pasuruan kebakaran terjadi sekitar pukul 17:30 WIB. Melanda beberapa wilayah di Desa Mororejo, Podokoyo, dan Dusun Kandangsari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....