BMKG Peringatkan Potensi Gelombang 4 Meter di Perairan Selatan Bali
- 02 Okt 2026 21:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BMKG Denpasar mengingatkan masyarakat dan pengguna jasa pelayaran mewaspadai potensi gelombang tinggi di laut Bali.
- BMKG memperingatkan potensi gelombang laut tinggi hingga empat meter di perairan selatan Bali pada 3-6 Oktober 2026.
- Potensi gelombang tinggi dipicu kondisi angin permukaan di wilayah Bali yang diprakirakan mencapai 25 knot atau sekitar 46 kilometer per jam.
RRI.CO.ID, Denpasar - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengingatkan masyarakat dan pengguna jasa pelayaran mewaspadai potensi gelombang tinggi di laut Bali. BMKG memperingatkan potensi gelombang laut tinggi hingga empat meter di perairan selatan Bali pada 3-6 Oktober 2026.
Prakirawan BBMKG Wilayah III Denpasar Maria Octorina mengatakan potensi gelombang tinggi dipicu kondisi angin permukaan di wilayah Bali yang diprakirakan mencapai 25 knot atau sekitar 46 kilometer per jam. “Pola angin permukaan di Bali diprakirakan hingga 25 knot,” kata Maria di Denpasar, Jumat 2 Oktober 2026.
Pada periode tersebut, angin diprakirakan bertiup dari arah timur-selatan. Kondisi ini berpotensi mendorong peningkatan tinggi gelombang di sejumlah perairan sekitar Bali.
Selain perairan selatan Bali, gelombang hingga empat meter juga berpeluang terjadi di Selat Lombok bagian selatan. Sementara itu, gelombang hingga 2,5 meter diprakirakan terjadi di Selat Lombok bagian utara, Selat Badung, serta Selat Bali bagian selatan.
BBMKG Denpasar menegaskan kondisi angin dan gelombang tersebut perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko terhadap keselamatan pelayaran. Operator kapal feri diminta berhati-hati ketika kecepatan angin mencapai 21 knot atau sekitar 38 kilometer per jam, dengan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
Untuk kapal tongkang, kewaspadaan diperlukan saat kecepatan angin mencapai 16 knot atau sekitar 29 kilometer per jam dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter. Adapun pengguna perahu nelayan diminta mewaspadai kondisi ketika kecepatan angin lebih dari 15 knot atau sekitar 27 kilometer per jam, dengan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
BBMKG mengimbau masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut, terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi perairan sebelum melakukan aktivitas. Informasi cuaca terkini dapat dipantau melalui media sosial resmi BMKG, yakni @infobmkg dan @bmkgbali, serta aplikasi Info BMKG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....