Wamendagri Bima Arya Tinjau Pemulihan Pascabencana di Solok
- 01 Okt 2026 21:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wamendagri Bima Arya Sugiarto meninjau progres penanganan pascabencana di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis 1 Oktober 2026.
- Peninjauan mencakup pekerjaan fisik, normalisasi, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana berikutnya.
- Bima Arya meminta pelayanan publik tetap berjalan selama proses penanganan pascabencana.
RRI.CO.ID, Solok - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meninjau progres penanganan pascabencana di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis 1 Oktober 2026. Peninjauan mencakup pekerjaan fisik, normalisasi, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana berikutnya.
Bima Arya terlebih dahulu mengunjungi Posko Utama Penanganan Pascabencana Kabupaten Solok. Di lokasi tersebut, ia berdiskusi dengan jajaran pemerintah daerah untuk mengetahui perkembangan penanganan, kesiapsiagaan, serta kebutuhan dukungan pemerintah pusat dalam proses pemulihan.
"Kami juga ingin memastikan langsung di lapangan terkait berbagai pekerjaan yang dilakukan. Termasuk pekerjaan fisik untuk normalisasi," kata Bima Arya.
Dalam pertemuan itu, Bima menggali sejumlah hal. Mulai dari ketersediaan alat berat, perkembangan penanganan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana berikutnya, hingga alokasi anggaran pemulihan.
Ia juga meminta pelayanan publik tetap berjalan selama proses penanganan pascabencana. Menurutnya, kebutuhan masyarakat harus tetap dilayani pemerintah daerah di tengah proses pemulihan.
Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan pemerintah daerah masih membutuhkan dukungan pemerintah pusat. Khususnya untuk penanganan infrastruktur dan pemulihan masyarakat terdampak bencana.
"Pemerintah Kabupaten Solok tidak sendiri. Semua pihak turun membantu dalam penanganan bencana. Kekompakan Sumatera Barat sangat kami rasakan, begitu juga bantuan dari kementerian," ujar Jon.
Ia mengatakan penanganan pascabencana dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta berbagai unsur lainnya. Jon juga menyampaikan sejumlah kebutuhan yang masih memerlukan dukungan pemerintah pusat, termasuk kendala penyediaan dokumen pendukung yang ikut terdampak akibat bencana.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Khairul memaparkan perkembangan kesiapsiagaan dan langkah pemerintah daerah menghadapi potensi bencana berikutnya.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Solok turut menyampaikan perkembangan pekerjaan infrastruktur dan normalisasi di sejumlah lokasi terdampak, termasuk kebutuhan sarana dan prasarana untuk mempercepat pemulihan.
Bima Arya mengatakan pemerintah pusat akan melihat pemanfaatan sisa anggaran yang masih tersedia untuk mendukung proses pemulihan Kabupaten Solok pada tahun berikutnya.
"Kita akan memastikan bagaimana sisa anggaran yang ada dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemulihan. Mudah-mudahan kehadiran kami dapat memberikan manfaat bagi proses pemulihan Kabupaten Solok," ujarnya.
Dari BNPB disampaikan bahwa penanganan pascabencana masih berlangsung dan menunjukkan perkembangan di lapangan. Pemerintah pusat dan daerah terus berkoordinasi dalam pelaksanaan tahapan penanganan hingga pemulihan.
Usai berdiskusi di Posko Utama, Bima Arya bersama rombongan meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan serta perkembangan pekerjaan penanganan dan pemulihan yang telah dilakukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....