LRT Jabodebek Kembali Uji Coba Perjalanan Pagi menuju Stasiun Halim, Besok!

  • 30 Sep 2026 08:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia (Persero) menguji coba jadwal awal LRT Jabodebek pada pukul 05.30 WIB.
  • Rangkaian kereta api ringan tiba di Stasiun Halim untuk menghubungkan penumpang dengan Kereta Cepat Whoosh.
  • Manajemen mengevaluasi pola pergerakan pengguna jasa demi mengoptimalkan konektivitas antarmoda transportasi publik terpadu.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menguji coba perjalanan awal Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek pukul 05.30 WIB. Kebijakan operasional tersebut bertujuan untuk memperkuat integrasi antarmoda transportasi publik menuju stasiun Kereta Cepat Whoosh.

Uji coba perjalanan kereta perkotaan tersebut resmi berlangsung mulai hari Kamis, 1 Oktober 2026 mendatang. Layanan operasional pagi tersebut khusus melayani relasi Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia menuju kawasan Jatimulya.

Rangkaian kereta api ringan tersebut dijadwalkan tiba di peron Stasiun Halim pada pukul 05.54 WIB. Perjalanan operasional kereta kemudian kembali mengikuti jadwal reguler harian mulai pukul 06.05 WIB dan seterusnya.

Stasiun LRT Jabodebek Halim (Foto: LRT Jabodebek)

Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika menekankan arti penting konektivitas antarmoda transportasi perkotaan. Integrasi moda di Stasiun Halim memungkinkan masyarakat untuk melanjutkan perjalanan kereta cepat menuju Kota Bandung.

“Perjalanan masyarakat tidak selalu menggunakan satu moda dari awal hingga tujuan akhir. Karena itu, konektivitas antarmoda menjadi penting agar masyarakat memiliki pilihan perjalanan yang saling terhubung," kata Radhitya Mardika kepada RRI.co.id, Rabu, 30 September 2026.

"Melalui uji coba ini, LRT Jabodebek berupaya melihat kesesuaian perjalanan lebih awal. Dengan kebutuhan mobilitas masyarakat yang akan melanjutkan perjalanan menggunakan Kereta Cepat Whoosh,” ujarnya.

Tahap pertama pelaksanaan uji coba operasional pagi berlangsung mulai Kamis sampai dengan Sabtu, 1-3 Oktober 2026. Agenda uji coba selanjutnya dijadwalkan kembali bergulir mulai hari Senin- Sabtu, 5-10 Oktober 2026.

Radhitya menjelaskan bahwa uji coba perjalanan pagi ini menjadi bagian penting dari evaluasi menyeluruh layanan. PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus mengamati pola pergerakan penumpang guna meningkatkan mutu keandalan operasional.

“Uji coba bukan hanya mengenai penyesuaian waktu perjalanan, namun juga bagaimana memastikan konektivitas antarmoda dapat berjalan secara efektif. Karena itu, pelaksanaan ini akan terus dievaluasi dengan tetap mengutamakan keselamatan, keandalan, dan kenyamanan pengguna,” katanya.

Ia mengingatkan calon penumpang agar memperhitungkan waktu perpindahan antarkereta demi kelancaran perjalanan menuju tujuan akhir. “Harapannya, masyarakat semakin mudah merencanakan perjalanan menggunakan transportasi publik secara terintegrasi, mulai dari kawasan asal, perpindahan antarmoda, hingga mencapai tujuan akhir,” kata Radhitya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....