PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026, UIN Raden Intan Lampung Masuk 10 Besar
- 18 Sep 2026 00:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) meraih penghargaan dalam UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026.
- UIN Raden Intan Lampung menjadi PTKIN dengan capaian tertinggi setelah menempati peringkat kedelapan nasional.
- UIN Raden Intan Lampung menempati peringkat kedelapan nasional dan menjadi satu-satunya perguruan tinggi dari Sumatera yang masuk 10 besar.
RRI.CO.ID, Jakarta - Sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) meraih penghargaan dalam UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026. UIN Raden Intan Lampung menjadi PTKIN dengan capaian tertinggi setelah menempati peringkat kedelapan nasional.
Pengumuman UI GreenMetric 2026 berlangsung di Auditorium Graha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Selasa, 15 September 2026. Ajang tersebut diikuti 2.016 perguruan tinggi dari 110 negara pada tingkat global.
Untuk pemeringkatan Indonesia, UI GreenMetric 2026 melibatkan 217 perguruan tinggi yang tersebar di 27 provinsi. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan 22 perguruan tinggi yang berpartisipasi pada 2010.
UIN Raden Intan Lampung menempati peringkat kedelapan nasional dan menjadi satu-satunya perguruan tinggi dari Sumatera yang masuk 10 besar. Kampus tersebut sekaligus dinobatkan sebagai perguruan tinggi Islam paling berkelanjutan peringkat pertama di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama.
Posisi kedua PTKIN ditempati UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang berada di peringkat ke-15 nasional. Selanjutnya, UIN Raden Fatah Palembang menempati posisi ketiga PTKIN dengan peringkat ke-21 nasional.
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta juga mencatatkan prestasi dengan berada di peringkat ke-31 nasional. Kampus tersebut meraih penghargaan sebagai perguruan tinggi dengan peningkatan kinerja keberlanjutan substantif terbaik di Indonesia.
Sejumlah PTKIN lainnya juga memperoleh sertifikat kepatuhan dan rating dalam UI GreenMetric 2026. Di antaranya UIN Salatiga, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.
Capaian tersebut sejalan dengan gagasan ekoteologi yang dikembangkan Menteri Agama Nasaruddin Umar. Dalam paradigma tersebut, pelestarian lingkungan atau hifdz al-bi’ah ditempatkan sebagai bagian dari nilai spiritual dan ajaran Islam.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amin Suyitno mengatakan penghargaan tersebut menunjukkan integrasi paradigma keberlanjutan dalam tata kelola PTKIN. Menurutnya, capaian tersebut juga menunjukkan perkembangan kualitas perguruan tinggi keagamaan Islam.
“Ini membuktikan bahwa kualitas PTKIN kita telah bertransformasi secara holistik. Pengakuan dari UI GreenMetric menegaskan bahwa tata kelola kampus-kampus kita merupakan wujud konkret dari ekoteologi yang kita galakkan,” ujar Amin Suyitno.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Sahiron mengatakan pihaknya akan terus mendorong inovasi dan penguatan tata kelola kampus berkelanjutan. Menurutnya, capaian PTKIN pada tingkat nasional dapat menjadi rujukan bagi perguruan tinggi keagamaan lainnya.
“Keberhasilan UIN Raden Intan Lampung, UIN Jakarta, UIN Palembang, serta penghargaan istimewa yang diraih UIN Sunan Kalijaga menjadi benchmark yang sangat baik bagi seluruh kampus. Kami akan terus mengawal dan memberikan dukungan strategis agar semakin banyak PTKIN masuk dalam pemeringkatan nasional dan internasional,” katanya.
Dalam pemeringkatan nasional 2026, Universitas Indonesia menempati peringkat pertama, disusul Universitas Diponegoro dan Universitas Gadjah Mada. Posisi berikutnya ditempati Universitas Negeri Semarang, Universitas Sebelas Maret, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Airlangga.
UI GreenMetric World University Rankings merupakan pemeringkatan perguruan tinggi yang mengukur komitmen institusi terhadap pembangunan infrastruktur kampus yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Setelah penyelenggaraan 2026 di UGM, Universitas Sebelas Maret Surakarta ditetapkan sebagai tuan rumah pemeringkatan nasional pada 2027.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....