Layani 1,4 Juta Pengguna Per Hari, Apa Kata Penumpang di HUT KAI Commuter?
- 15 Sep 2026 10:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KAI Commuter melayani rata-rata 1,4 juta pengguna setiap hari melalui jaringan Commuter Line.
- Jaringan Commuter Line telah menjangkau 213 stasiun di lima wilayah operasional.
- KAI Commuter menerapkan RVM dan mendaur ulang seragam dinas sebagai bagian dari program keberlanjutan.
RRI.CO.ID, Jakarta - KAI Commuter melayani rata-rata 1,4 juta pengguna setiap hari melalui jaringan Commuter Line (KRL). Jumlah pengguna KAI Commuter sepanjang 2025 melampaui 400 juta orang sejak transformasi perusahaan dimulai pada 2008.
Direktur Utama KAI Commuter Purnomo Sidi menyebut pertumbuhan pengguna mencerminkan perkembangan layanan transportasi publik tersebut. Pada 2010, KAI Commuter mencatat 127 juta pengguna sebelum jumlahnya meningkat hingga melampaui 400 juta.
Perusahaan memperluas layanan Commuter Line ke berbagai wilayah penyangga untuk mendukung mobilitas masyarakat. Jaringan tersebut kini mencakup Merak, Bandung Raya, Kutoarjo, Yogyakarta, Palur, dan Surabaya.
Ekspansi layanan juga mencakup Commuter Line Basoetta yang menghubungkan pusat Jakarta dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Jaringan KAI Commuter kini menjangkau 213 stasiun yang terbagi dalam lima wilayah operasional.
Operasional kereta didukung lima depo utama dan sebelas PUKRL (Pos Urusan Kereta Listrik). Fasilitas tersebut menjadi lokasi pemeriksaan, perawatan, dan persiapan sarana perkeretaapian sebelum perjalanan berlangsung.
Purnomo Sidi menyatakan perubahan nama perusahaan pada 2017 menandai perluasan cakupan layanan kepada masyarakat. "Langkah ini juga menjadi tonggak penting yang menandai komitmen perusahaan untuk melayani masyarakat melalui cakupan wilayah yang lebih luas," kata Purnomo kepada RRI.co.id , Selasa 15 September 2026.

Kondisi KRL yang semakin diminati masyarakat luas ini, terus dirasakan pengguna. "Saya pikir KRL sekarang menjadi transportasi primadona, selain murah, tepat waktu hanya saja akhir-akhir ini penyesuaian kembali perjalanan membuat, kepadatan penumpang luar biasa. Selamat Ulang Tahun, KAI Commuter, jangan lelah melayani penumpangnya," kata Ariyanti di Stasiun Depok Baru, Selasa, 15 September 2026.
"KRL semakin hari semakin banyak peminatnya, luar biasa saya denger mencapai satu jutaan lebih penumpang setiap hari. Semoga diusianya ke-81 ini, semakin lebih meningkatkan pelayanan terbaiknnya, jumlah KRL-nya kembali normal donk, biar tidak padat banget," ucap Yerni pegawai swasta di Stasiun Depok Baru.
KAI Commuter meningkatkan fasilitas pengguna, peremajaan sarana KRL, serta integrasi layanan dan sistem ticketing. Pengguna juga sudah dapat memanfaatkan QRIS Tap untuk mendukung pembayaran perjalanan Commuter Line.
Sistem CCTV analytic telah tersebar di seluruh stasiun Commuter Line Jabodetabek dan Yogyakarta. Penggunaan sistem tersebut ditujukan untuk meningkatkan keamanan perjalanan pengguna Commuter Line.

Hari ini, Selasa, 15 September 2026, KAI Commuter memperingati ulang tahun ke-18 melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan. Perusahaan menerapkan Reverse Vending Machine (RVM) di lima stasiun Commuter Line Jabodetabek untuk mendukung pengelolaan sampah botol plastik.
"Pengguna akan mendapatkan poin 100 untuk setiap botol plastik yang bisa ditukarkan dengan saldo melalui KMT untuk pembayaran tiket Commuter Line," ujar Purnomo.
Program keberlanjutan KAI Commuter juga mencakup daur ulang seragam dinas bekas yang dikumpulkan pegawai perusahaan. Hasil daur ulang tersebut berupa kain batik khas KAI Commuter bertema Batik Laras Budaya Commuter.
Desain batik tersebut merepresentasikan perpaduan budaya bangsa dengan mobilitas pengguna Commuter Line lintas generasi. KAI Commuter menyatakan akan terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....