Mahasiswa UB Dirawat Intensif usai Terjatuh dari Gedung Kampus

  • 12 Sep 2026 13:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mahasiswa Fakultas Kedokteran UB diduga jatuh dari lantai enam Gedung FBiPK di Kota Malang pada Kamis, 10 September 2026.
  • Korban ditemukan dalam kondisi hidup dan langsung mendapat penanganan medis, hingga kini masih menjalani perawatan intensif di ICU.
  • Polisi masih melakukan penyelidikan dan belum meminta keterangan korban, karena kondisinya masih dalam penanganan medis.

RRI.CO.ID, Jakarta - Seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) jatuh diduga melompat dari lantai enam Gedung Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK). Kejadian tersebut terjadi di Jalan Veteran, Kota Malang, Kamis, 10 September 2026 sekitar pukul 09.00 WIB.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Shobikin mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat. Dan langsung menerjunkan anggota ke lokasi kejadian.

"Setelah menerima laporan, anggota Polsek Lowokwaru bersama Tim Inafis langsung menuju lokasi. Khususnya untuk mengamankan TKP dan melakukan olah tempat kejadian perkara," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Sabtu, 12 September 2026.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi hidup dan segera dievakuasi ke IGD RS Saiful Anwar (RSSA) Malang. Pasien tersebut kemudian mendapatkan penanganan medis.

"Sampai saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU. Karena masih dalam penanganan medis, kami belum bisa meminta keterangan dari korban," ucapnya.

Berdasarkan informasi awal, korban merupakan mahasiswa FK UB semester 3. Saat kejadian, korban diduga berada di ruang kelas yang sedang kosong di lantai enam sebelum terjatuh.

"Iya lompat dari lantai 6," ujar salah satu mahasiswa yang enggan disebutkan namanya. Kejadian tersebut kemudian dibenarkan Ketua Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan (ULTKSP) FBiPK UB, Dwi Retnoningsih.

Ia turut mengonfirmasi bahwa korban merupakan mahasiswa aktif angkatan 2025 dari Fakultas Kedokteran (FK). Korban jatuh setelah melewati jendela gedung.

"Benar, anak FK angkatan 2025 lompat melalui jendela. Sekarang sedang ditangani oleh pihak kepolisian," ujarnya.

Staf Humas FK UB, Dame Marpaung, menyampaikan pihak fakultas terus memantau perkembangan kondisi korban. Namun, ia menyebut belum ada informasi lebih lanjut yang dapat disampaikan mengenai perkembangan medis mahasiswa tersebut.

"Pihak kampus masih memantau kondisi korban. Korban masih dalam perawatan intensif di rumah sakit," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....