Gempa M5,9 Guncang Laut Dekat Kepulauan Seribu, Kapolres: Situasi Aman
- 12 Sep 2026 12:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra memastikan situasi di wilayah Kepulauan Seribu tetap aman setelah gempa bumi magnitudo 5,9. Gempa bumi tersebut sebelumnya mengguncang wilayah laut di sekitar Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, pada Sabtu, 12 September 2026 dini hari.
Argadija mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari jajaran kapolsek terkait kondisi di wilayah masing-masing. Hingga saat ini, belum ada laporan warga maupun wilayah yang terdampak akibat gempa tersebut.
“Untuk sementara laporan dari para kapolsek, situasi alhamdulillah sampai saat ini masih dalam keadaan aman. Belum ada yang terdampak akibat pascagempa,” kata Argadija, saat dikonfirmasi, Sabtu, 12 September 2026.
Menurutnya, aktivitas masyarakat di wilayah Kepulauan Seribu juga masih berjalan normal seperti biasa. “Untuk kegiatan aktivitas warga masih berjalan normal seperti biasa,” ujarnya.
Gempa bumi tersebut terjadi pada pukul 04.25.05 WIB dengan magnitudo 5,9 dan kedalaman 376 kilometer. Berdasarkan informasi BMKG, pusat gempa berada di laut sekitar 69 kilometer timur laut Kepulauan Seribu.
BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Salah satu wilayah yang turut melakukan pemantauan adalah Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.
Lurah Pulau Untung Jawa, Muslim, mengatakan pihaknya bersama unsur terkait langsung memantau kondisi wilayah setelah gempa terjadi. Hingga kini situasi di Pulau Untung Jawa terpantau aman, kondusif, dan terkendali.
“Untuk wilayah Pulau Untung Jawa aman dan kondusif. Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa,” kata Muslim.
Hasil pemantauan juga belum menemukan adanya kerusakan pada bangunan maupun fasilitas umum. Infrastruktur vital di Pulau Untung Jawa dilaporkan dalam kondisi normal.
Aktivitas masyarakat pun tetap berlangsung seperti biasa setelah mendapatkan informasi bahwa gempa tidak berpotensi tsunami. Meski kondisi wilayah terpantau aman, pihaknya tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan.
“Petugas tetap siaga dan melakukan pemantauan perkembangan situasi di wilayah. Sesuai dengan imbauan BMKG untuk mengantisipasi gempa susulan,” ujar Muslim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....